Sulteng Kekurangan 24 Calon Panwascam

PALU, Kabar Selebes – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menutup pendaftaran calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Selasa (3/12) malam.

Berdasarkan data Bawaslu Sulteng, hingga Rabu (4/12), total jumlah pendaftar yang ada di 13 kabupaten/kota di Sulteng baru mencapai 2.084 orang masih ada beberapa kecamatan yang belum memenuhi kuota pendaftar sehingga mesti dilakukan perpanjangan waktu selama lima hari.

Sedikitnya masih sekitar 24 orang lagi yang dibutuhkan guna memenuhi kouta minimal pendaftar calon Panwascam tersebut, yakni sebanyak enam orang. Sebab di beberapa kecamatan, ada yang hanya tiga pendaftar, ada pula yang belum ada sama sekali.

“Minimal untuk pendaftar calon Panwascam itu enam orang sampai pada tahap wawancara, dengan asumsi ada PAW dari tiga orang yang terpilih. Kebutuhan Panwascam seluruhnya di Sulteng adalah 175 kecamatan dikali 3 orang berarti sebanyak 525 orang yang akan bertugas di Pilkada serentak ini,” kata Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Sulteng, Zatriawati, Rabu (04/12).

BACA JUGA :  Pembinaan Secara Intensif Harus Dilakukan Kepada Bekas Pengikut ISIS

Menurutnya, kekurangan tersebut terjadi di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Poso, Donggala dan Kabupaten Morowali.
Di dua daerah tersebut, kata dia, di wilayah Poso-lah yang masih banyak mengalami kekurangan.

“Di Poso kemungkinan hari ini (kemarin) mereka pleno dan besok (hari ini) akan lakukan perpanjangan waktu. Pengumuman perpanjangan waktunya hanya satu hari, tapi penerimaan berkasnya selama lima hari,” ujarnya.

Mantan anggota KPU Kota Palu itu merincikan kekurangan-kekurangan jumlah pendaftar di Kabupaten Poso, masing-masing di Kecamatan Pamona Utara yang baru 3 pendaftar, Pamona Barat baru 5 pendaftar, Pamona Tenggara dan Pamona Selatan masing-masing baru 4 pendaftar, Lore Timur dan Lore Barat masing-masing baru 3 pendaftar, serta di Kecamatan Lore Tengah dan Lore Selatan masing-masing hanya 5 pendaftar.

BACA JUGA :  Data Warga Binaan Pemilih 2019 di Palu Rampung 100 Persen

“Kalau di Kabupaten Donggala itu di Kecamatan Rio Pakava yang baru lima pendaftar. Sementara di Kecamatan Pinembani itu belum ada sama sekali. Sementara Morowali di Kecamatan Bungku Pesisir yang baru 5 pendaftar,” ungkapnya.

Pihaknya berharap kuota yang dibutuhkan bisa terpenuhi, sehingga di tanggal 13 Desember nanti secara serentak di Indonesia akan melakukan ujian tertulis dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Dari aspek sosialisasi perekrutan, lanjut dia, pihaknya juga sudah maksimal. Kemungkinan, lanjut dia, penyebab berkurangnya pendaftar karena mengetahui bahwa ujian menggunakan sistem CAT sehingga banyak yang memilih mundur.

BACA JUGA :  Dua Cawagub Sulteng Ditetapkan

“Karena sebenarnya sudah banyak yang mengambil formulir pendaftaran tapi kemudian tidak mengembalikan. Jadi ini PR bagi Bawaslu masing-masing yang masih kekurangan kuota untuk menjemput bola,” ujarnya.

Soal sistem CAT di kecamatan, lanjut dia, pihaknya sudah melakukan uji coba di induk kabupaten/kota. Uji coba terakhir akan dilakukan tanggal 9 Desember serentak di Indonesia. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PLN agar tidak melakukan pemadaman di tanggal 13 Desember saat ujian CAT dilaksanakan.

“Memang servernya hanya satu di Bawaslu RI. Jadi kita hanya memfasilitasi perangkat komputer dan jaringan internet,” katanya.

Dia menegaskan, seleksi kali ini ketat karena pihaknya memang menyaring calon pengawas yang mempunyai potensi dan track record (rekam jejak) yang bagus. (*/patar)

Silakan komentar Anda Disini....