Dua Rumah di Petobo Terbakar, Satu Balita Terpanggang

oleh -

PALU, Kabar Selebes – Dua unit rumah warga di Jalan Kebun Sari I, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu habis dilalap si jago merah, Kamis (12/12/2019) sore pukul 16.00 wita.

Kedua pemilik rumah itu bernama Basmini (67) dan Zulman (43). Akibat kebakaran itu, cucu perempuan Basmini berusia 2 tahun 11 bulan bernama Erza Viona tewas. Balita itu terpanggang setelah seluruh isi rumah luder terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas di lapangan, api pertama kali diketahui oleh saksi Wirsam (33), yang merupakan paman korban. Saksi Wirsam, menjelaskan, saat berada di dapur rumah milik Basmini, dirinya mencium bau hangus.

Saat menoleh ke arah ruang tengah rumah, saksi Wirsam melihat api sudah membesar.

Mengetahui kebakaran itu, Wirsam bersama adiknya Atu mencoba memadamkan api dengan cara menyiram dengan air, tetapi api terus membesar.

Saat itu, nenek korban Hatinia tiba dan memberitahukan kepada saksi bahwa korban Erza berada di dalam kamarnya. Saksi Wirsam sempat mendengar korban memanggil neneknya Hatinia.

Kemudian mencoba masuk ke dalam kamar untuk menyelamatkan korban. Namun api tetap membesar dan menjalar dengan cepat ke kamar korban.

Sehingga membuat saksi tidak bisa berbuat apa-apa dan saksi pun mengalami luka bakar di bagian tangan kiri dan leher belakang.

Api dengan cepat terus menjalar dan membakar rumah milik Basmini, bahkan menjalar ke rumah tetangganya Zulman (43).

Anak laki-laki Zulman, Citra (18) pertama kali mengetahui kebakaran itu saat berada dalam rumah. Saksi melihat asap masuk dari sela-sela dinding rumahnya.

Kemudian Citra keluar ke depan rumah sembari mendengar jeritan Erza dan melihat asap mengepul hitam di atas sebelah kiri rumah Basmini.

Saat itu Citra mencoba mencari pertolongan dan berlari menghubungi orang tua saksi untuk memberitahukan kejadian tersebut.

Selang setengah jam dari awal kejadian, datang 3 unit mobil pemadam kebakaran guna memadamkan api dan berhasil memadamkan, namun korban tidak berhasil diselamatkan.

Di mana, setelah pemadaman, korban Erza didapati sudah meninggal dunia dengan kondisi hagus terbakar terbaring di atas spring bad.

Kapolres Palu AKBP H Moch Sholeh membenarkan kebakaran yang menyebabkan korban jiwa tersebut.

Dugaan sementara diperkirakan api muncul dari arah kamar depan di rumah milik Basmini.

“Di mana, di kamar tersebut terdapat dua jeriken bahan bakar minyak jenis premium atau bensin yang belum dipindahkan di botol eceran,” jelas Kapolres Sholeh.

Api dengan cepat menjalar, salah satu penyebabnya karena rumah korban yang terbuat dari dinding kayu atau papan.

Belum lagi, kondisi rumah korban yang cukup berjauhan dengan rumah warga lainnya.

Sehingga pada saat kebakaran batuan dari masyarakat sekitarnya terlambat.Diketahui juga, korban Erza saat itu ditinggal oleh neneknya, ke kebun belakang rumah dalam kondisi tertidur di ayunan di kamar Hatinia.

“Dimungkinkan kebakaran tersebut diakibatkan arus pendek yang di mana listrik di rumah tersebut tdk menggunakan meteran dan disambung langsung ke rumah korban tepat di kamar depan posisi bensin,” terangnya.

Informasi terkahir, korban Erza sudah dimakamkan oleh keluarganya di tempat pemakaman umum setempat.(Ifal)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 108 times, 1 visits today)