Peringkat ke-5 di Indonesia, Sulteng Darurat Narkoba

  • Bagikan

PALU, Kabar Selebes – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tengah, menyebutkan jika provinsi ini berada di peringkat ke lima terkait peredaran gelap narkoba. Hal ini disampaikan oleh Kepala BNNP Sulteng, Brigjen Pol Suyono di kantor BNNP Sulteng, Jum’at ( 20 / 12 / 2019 ) Siang.

Menurut Suyono, data ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan dilakukan pendalaman serta pengkajian oleh tim bappenas dan tim ahli yang datang ke Sulawesi Tengah beberapa hari yang lalu.

Padahal, LIPI baru melakukan penelitian di Kota Palu dan Kabupaten Sigi saja, belum di semua kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah.

” Memang hasil oleh LIPI ini belum dirilis secara resmi, tetapi pada hari selasa dan rabu kemarin, datang tim dari bappenas dan kelompok ahli datang ke Sulteng melakukan pendalaman dan pengkajian, mengapa Sulteng di tahun 2019 berada di lima besar peredaran narkotika,” ungkap Suyono.

Sebelumnya, penelitian yang dilakukan oleh universitas indonesia dan badan narkotika nasional di tahun 2017 lalu, menyebutkan jika Sulawesi Tengah berada di peringkat 18 terkait peredaran narkoba.

Melihat hasil penelitian dari LIPI ini, membuktikan jika Sulawesi Tengah saat ini sudah darurat penyalahgunaan narkoba, karena berada di lima besar peredaran narkoba di indonesia.

“Saya meminta kepada pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat untuk sama sama memberantas peredaran gelap narkotika di Sulteng ini, karena pemberantasan narkoba bukan hanya tugas BNN semata, tetapi tugas kita bersama,” tambahnya.

Sehingga, dengan adanya keterlibatan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat sulteng, bukan tidak mungkin angka penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di Sulteng bisa menurun. (Gabdika)

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Kejaksaan Diminta Usut Penggunaan Anggaran Pembangunan Kelas SDN Inpres 1 Kamonji

PALU, Kabar Selebes - Pihak Kejaksaan Palu diminta untuk segera mengusut penggunaan anggaran pembangunan dua...

Close