Senyum Warga Toaya Saat Menerima Hunian Sementara

DONGGALA, Kabar Selebes – Senyum Mohammad Nur merekah lebar saat menyaksikan Bupati Donggala, Kasman Lassa, meresmikan hunian sementara yang dibangun oleh Yayasan Gugah Nurani Indonesia di Desa Toaya Vunta, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sabtu, (21/12/2019) siang.

Pria tiga anak ini, tak dapat menyembunyikan perasaan bahagianya, sambil mengajak awak media melihat ruang demi ruang hunian sementara miliknya, ia terus saja melempar senyuman.

“Meskipun baru hari ini diresmikan, tapi, saya sudah dibolehkan tinggal disini sejak dua minggu kemarin,” terangnya.

Nur mengungkapkan, dirinya sangat bersyukur telah menerima bantuan hunian sementara ini, pasalnya bangunannya sudah semi permanen, lantainya difondasi, atapnya seng, memiliki dua ruangan dan dilengkapi dengan toilet.

BACA JUGA :  Hati-hati, Kapolres Palu Ancam Pidanakan Pihak yang Naikkan Harga Masker

Menurutnya tempat ini sudah sangat nyaman untuk menjadi tempat tinggal dirinya dan keluarganya ketimbang tinggal di tenda pengungsian. “Setahun lamanya saya tinggal di tenda pengungsian bersama istri dan tiga anak saya. Adanya huntara ini sangat berguna bagi kami,” ucapnya.

Yang membuatnya makin senang, hunian sementara miliknya dibangun di lahan miliknya sendiri. Dengan demikian kata dia, saat membangun hunian tetap nanti, hunian sementara tersebut bisa dijadikan dapur, karena posisinya berada dibelakang lokasi yang nantinya akan dibangun hunian tetap miliknya.

BACA JUGA :  Kampanye di Touna, Longki Klarifikasi Hoax Terkait Prabowo

“Selama proses pembangunan huntara ini, kami hanya diminta menyediakan air bersih, untuk keperluan pembangunan huntara. Untuk pembangunan fisik bangunan semuanya dikerjakan oleh tukang yang dipekerjakan Yayasan Gugah Nurani Indonesia,” jelasnya.
Sebelumnya rumah Mohammad Nur, luluhlantak saat diguncang gempa 28 September 2018 lalu. “Saat bencana terjadi, rumah saya rusak parah dan tak dapat ditempati lagi, ujarnya.

Muhammad Nur bukan satu-satunya warga Toaya Vunta yang menerima bantuan hunian sementara, ada 56 KK lainnya yang juga menerima hunian yang sama. Dengan demikian untuk keseluruhan warga Toaya Vunta yang menerima huntara sebanyak 57 unit.

BACA JUGA :  Dua Pelaku Utama Pembakaran Lapas Perempuan Diancam 12 Tahun Penjara

Selain Desa Toaya Vunta, Desa Toaya Dalaka juga mendapat bantuan huntara sebanyak 50 unit dan Desa Toaya 33 unit. Jadi total bantuan huntara yang dibangun Yayasan Gugah Nurani Indonesia sebanyak 140 unit di tiga desa tersebut.

Sementara itu, Bupati Kasman Lassa, disela-sela peresmian mengungkapkan ucapan terimakasih kepada Yayasan Gugah Nurani Indonesia yang telah memberikan bantuan hunian sementara di wilayah Donggala.

“Terimakasih kalian telah datang kesini, jauh-jauh hanya untuk membantu warga saya yang kehilangan rumah saat terjadi bencana 28 September 2018 silam,” ujarnya. (Sarifah Latowa)

Silakan komentar Anda Disini....