Yenny Wahid Aklamasi Nakhodai PP FPTI, Sulteng Minta Tuan Rumah Rakernas

Setelah dinyatakan terpilih aklamasi, Ketua Pengprov FPTI Sulteng Moh Amin Panto saat meminta Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid agar pelaksanaan Rakernas PP FPTI dihelat di Kota Palu. Foto lain, Amin Panto beri selamat kepada Yenny Wahid. (Foto FPTI Sulteng/Muhdar Ibrahim)

PALU, Kabar Selebes – Putri Mantan Presiden RI ke-4 Gus Dur, Yenny Wahid akan menahkodai Pengurus Pusat (PP) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) periode 2019-2023. Pengrpov FPTI Sulawesi Tengah meminta agar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dihelat di Kota Palu.

Delegasi dari Pengprov FPTI Sulteng dua orang, Ketua Moh. Amin Panto, dan Muhdar Ibrahim (Bidang organisasi).

Setelah dinyatakan terpilih aklamasi, Ketua Pengprov FPTI Sulteng Moh Amin Panto saat meminta Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid agar pelaksanaan Rakernas PP FPTI dihelat di Kota Palu. Foto lain, Amin Panto beri selamat kepada Yenny Wahid. (Foto FPTI Sulteng/Muhdar Ibrahim)

“Kami sangat bersyukur proses munas berjalan lancar dan sukses. Terpilihnya Yenny Wahid secara aklamasi menahkodai FPTI periode 2019 2023. Diharapkan dapat lebih meningkatkan lagi prestasi-prestasi dan kegiatan panjat tebing yang tentunya dengan membangun dan memajukan FPTI daerah-daerah,” kata Amin Panto.

Pada kesempatan tersebut FPTI Sulteng juga meminta kepada Ketua Terpilih Yenny Wahid agar pelaksanaan Rakernas diadakan di Palu Sulteng.

Mengutip dari laman fpti.or.id, Ketua Bidang Organisasi PP FPTI Waras Budi Hartawan mengungkapkan Yenny Wahid terpilih secara aklamasi terpilih untuk menjadi Ketua Umum PP FPTI dalam Musyawarah Nasional (Munas) FPTI di Jakarta, Sabtu (21/12/2019). Yenny menggantikan Faisol Riza yang memimpin FPTI untuk periode 2015-2019.

BACA JUGA :  Dirjen IKMA: Jaga dan Pelihara Fasilitas Bantuan, Jangan Dipindahtangankan!

Munas tahun ini diikuti 31 perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) FPTI dari 32 Pengprov yang aktif di seluruh Indonesia. Munas berlangsung tanpa kehadiran perwakilan dari Pengprov Maluku Utara.
“Awalnya ada dua nama yang diusung yakni Ketum periode sebelumnya Faisol Riza dan Yenny Wahid. Tetapi, saat akan pemilihan Faisol Riza mengundurkan diri untuk memberikan kesempatan pada Yenny Wahid. Jadi, kemudian Yenny Wahid terpilih menjadi Ketua Umum secara aklamasi,” kata dia, Minggu (22/12/2019).

Kehadiran Yenny Wahid di tubuh FPTI membawa harapan besar untuk organisasi FPTI agar semakin baik dan mampu memajukan olahraga panjat tebing Indonesia. Yenny Wahid diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia seperti menambah jumlah juri yang bersertifikasi internasional. Dengan semakin banyaknya awak panjat tebing bersertifikasi internasional pembinaan di Indonesia akan semakin matang sehingga atlet-atlet panjat tebing semakin bisa bersaing dengan atlet internasional.

BACA JUGA :  Lahan Huntap Pombewe Mulai Dibersihkan

Waras menyebutkan target terdekat yakni meloloskan atlet panjat tebing Indonesia ke Olimpiade. Harapannya, pemanjat-pemanjat Indonesia mampu mengharumkan nama Tanah Air di ajang bergengsi ini. “Kita masih ada event besar menanti yaitu kualifikasi Olimpiade. Masuknya atlet kita ke Olimpiade menjadi salah satu target yang ingin dicapai dengan kepemimpinan baru ini,” ujar dia.
Ia berharap olahraga panjat tebing semakin mendapatkan perhatian dari pemerintah dan pemusatan latihan nasional bisa terus berkelanjutan. Dengan pelatnas berkelanjutan maka atlet akan siap menghadapi event-event di depan mata dan terus terawasi perkembangannya.

BACA JUGA :  Pemkab Banggai Deklarasi Kampanye No Plastic

Ketua Umum PP FPTI terpilih Yenny Wahid berkomitmen untuk mengemban tugasnya dengan sebaik mungkin. Ia mengaku akan bekerja keras untuk memajukan olahraga panjat tebing di Indonesia sehingga semakin banyak prestasi yang dicetak atlet-atlet panjat tebing Indonesia.

“Saya akan berusaha sebaik mungkin dan memajukan organisasi ini. Dari segi SDM juga akan ditingkatkan kapasitasnya dan ke depan diharapkan semakin banyak atlet berprestasi yang akan lahir dari wadah cabang olahraga ini,” kata dia.
Usai Munas dan pemilihan Ketua Umum, agenda berikutnya yakni penyelenggaraan rapat kerja nasional yang dijadwalkan Maret 2020. Pada Rakernas tersebut akan disusun pengurus organisasi dan agenda kerja untuk memajukan FPTI. (*/patar)

Silakan komentar Anda Disini....