Tahapan Pilkada 2020, KPU Poso Segera Laksanakan Pemutakhiran Data Pemilih

Wisnu Pratala

POSO, Kabar Selebes-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Poso secepatnya akan melakukan rapat kordinasi data dengan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di tahapan Pilkada tahun 2020.

Hal itu disampaikan oleh Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Poso, Wisnu Pratala.

Kata Wisnu, jika data pemilih dalam setiap pemilu/pemilihan adalah persoalan urgen dan krusial yang menjadi perhatian khusus semua kalangan, baik peserta, pemerintah, masyarakat/pemilih maupun oleh penyelenggara pemilu itu sendiri.

BACA JUGA :  Lurah Balaroa Imbau Warganya Jangan Membangun di Zona Merah

Menurutnya penyelenggara pemilu/pemilihan harus menjamin keterlaksanaan hak-hak konstitusional setiap warga negara tanpa membeda-bedakan status sosial, gender,disabilitas/divabel, kelompok marginal, penduduk kawasan terpencil,tertinggal ataupun kawasan terluar.

“Jaminan keterlaksanaan penggunaan hak pilih setiap warga negara dalam setiap pesta demokrasi digelar menjadi kunci penting suksesnya perhelatan pesta demokrasi,” ucap Wisnu. Jumat 27 Desember 2019

Semakin kecil dan minimnya persoalan data pemilih maka semakin kecil pula potensi gugatan penyelenggaraan pemilu/pemilihan.

Untuk menjamin hak konstitusional warga negara, maka penyelenggara pemilu/pemilihan menyusun tata kelola atau manajemen proses pemutakhiran data pemilih baik itu berupa tahapan proses yang harus dilakukan, mekanisme atau standar teknis kerja pemutakhiran, personil SDM yang terlibat baik dalam coklit maupun dalam penyusunan dan rekapitulasi, mekanisme masukan dan tanggapan masyarakat maupun peserta pemilu, teknologi informasi yang digunakan atau aplikasi yang diterapkan.

BACA JUGA :  Setelah Matt Wright, Giliran Discovery Channel dan Forrest Galante Coba Selamatkan Buaya Berkalung Ban

Wisnu menambahkan, dimana dalam peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 16 tahun 2019 perubahan atas PKPU 15 tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020.

“Setidaknya ada 18 tahapan untuk pemilihan kepala daerah bupati dan wakil bupati, dan dua puluh tahapan untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang mesti dilalui dalam proses tahapan pemutakhiran data dan daftar pemilih,” pungkasnya. (RYND)

Silakan komentar Anda Disini....