Pecahkan Kaca Mobil dan Bawa Kabur Pistol Polisi, Dua Pria Ini Terpaksa Ditembak

PALU, Kabar Selebes – Aparat Kepolisian Polres Palu bekerja sama dengan Resmob Polda Sulteng berhasil meringkus dua orang terduga pelaku pencurian spesialis pembobol kaca mobil yang sering bereaksi di wilayah Kota Palu.

“Pelaku berinisial IK dan AS yang berdomisili Palu Barat, terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena hendak melarikan diri saat ditangkap Senin (6/1/2020) malam,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari, di Mapolda Sulteng, dalam jumpa pers, di Palu, Selasa.

BACA JUGA :  VIDEO : Jelang Idul Adha Permintaan Hewan Kurban Meningkat

Lanjut, kata Sugeng  kronologis penangkapan kedua terduga pelaku berawal terjadinya tindak pidana pencurian  di Jalan Diponegoro, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.terhadap satu unit mobil Inova putih nomor polisi DN.1988.AR, dengan modus memecah kaca.

Mobil tersebut  merupakan milik anggota Ditpamobvit Polda Sulteng yang juga ajudan bupati Parigi Moutong.

“Setelah melakukan olah TKP, mengumpulkan informasi dan petunjuk digital, tim akhirnya mengetahui keberadaan kedua terduga pelaku di salah satu asrama mahasiswa wilayah Palu Barat,” katanya.

BACA JUGA :  PFI Palu Pamerkan Foto-foto Setahun Bencana Sulawesi Tengah

Dijelasnya, kedua pelaku tersebut bersembunyi di dalam asrama mahasiswa itu dan sempat mencoba kabur saat ditangkap dengan loncat dari lantai dua.

Akan tetapi kata dia, petugas yang sudah siaga dengan sigap berhasil melumpuhkan pelaku yang sebelumnya telah diberikan tembakan peringatan.

Sugeng mengatakan, dalam kejadian itu kedua pelaku berhasil membawa kabur satu buah tas yang berisi uang tunai Rp 1 juta, buku tabungan dan satu pucuk senpi revolver serta amunisinya.

“Kemudian dari keterangan kedua terduga pelaku, diketahui sudah tiga kali melakukan pencurian dengan modus sama di wilayah Kota Palu, di Jalan Dewi Sartika, Jalan Bantilan dan Jalan Diponegoro,”ujarnya.

BACA JUGA :  Walikota Palu Temui Wantimpres Agum Gumerlar Soal Lahan HGB

Barang bukti yang diamankan satu pucuk senpi revolver S&W lengkap dengan lima butir amunisi, satu buah laptop Asus, dua buah HP Nokia, satu obeng dan satu unit Honda Revo.

Kedua terduga pelaku dijerat pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman lima tahun penjara.

Sugeng juga mengimbau masyarakat Sulawesi Tengah untuk tidak meninggalkan tas dan barang berharga di dalam mobil, menginggat aksi kejahatan bisa terjadi setiap saat seperti yang dilakukan pelaku.(ifal)

Silakan komentar Anda Disini....