Dinkes Sigi Belum Pastikan Penyebab Diare Massal di Lindu

oleh -

SIGI, Kabar Selebes – Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi belum bisa memastikan penyebab diare yang dialami ratusan warga Desa Anca Kecamatan Lindu Selasa, 14 Januari 2020. Pihak Dinas Kesehatan Sigi tidak bisa belum memastikan penyebab diare apakah akibat makanan yang dikonsumsi saat menghadiri hajatan atau faktor lain.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi Roland Franklin mengatakan, pihaknya tidak bisa lagi memeriksa sampel makanan sisa hajatan yang dimaksud karena sudah dibersihkan dan tidak tersisa.

“Sangat sulit bagi kami melakukan pemeriksaan di makanan tersebut, karena sampel makanannya itu sudah dibersihkan jadi tidak ada yang tersisa, tetapi kuat dugaan memang berasal dari makanan di hajatan itu karena kebanyakan yang terjangkit itu yang telah menghadiri pesta. Ada juga yang mengaku terjangkit melalui bakteri yang dihasilkan oleh penderita, jadi kami belum bisa memastikan lebih lanjut,” ungkapnya saat menghadiri rapat Paripurna di aula kantor DPRD Kabupaten Sigi Kamis (16/1/2020).

Ia menambahkan selanjutnya pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan serta lebih menjaga kebersihan agar penyakit serupa tidak dapat terjangkit kembali.

Sementara itu, 3 diantara 6 orang pasien yang dirawat di Puskesmas Lindu karena mengalami diare sudah diperbolehkan pulang.

Menurut Roland, sejauh ini pihaknya bersama para tim dokter sudah mengupayakan kesembuhan bagi para pasien yang mengalami diare yang di duga usai menyantap makanan di sebuah hajatan di desa mereka.

“Usai mendapatkan laporan tersebut kami bersama para tim dokter langsung melakukan berbagai perawatan bagi para pasien, dan menurut informasi kemarin saya dapatkan 3 diantara 6 orang yang di rawat kemarin itu sudah bisa pulang, belum tau lagi sampai hari ini bagaimana perkembangannya kemungkinan semua pasien sudah di nyatakan bisa pulang,” jelasnya.(Arfiah)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 15 times, 1 visits today)