Polda Sulteng Selidiki Keterlibatan Oknum Polisi di Tambang Ilegal

Kompol Sugeng Lestari

PALU, Kabar Selebes – Polda Sulteng tengah menelusuri keterlibatan oknum polisi pada kegiatan penambangan emas ilegal di sejumlah lokasi di Sulteng. Pihak Polda Sulteng melalui Bidang Profesi dan Pengamanan melakukan penyelidikan ke lapangan untuk mengetahui apakah benar ada oknum Polisi yang terlibat.

Kasubdit Penmas Humas Polda Sulteng Kompol Sugeng Lestari mengatakan, upaya penyelidikan itu sesuai dengan komitmen Kapolda Sulteng yang akan memproses setiap anggotanya yang terlibat penambangan ilegal.

BACA JUGA :  Permohonan PDI-P Dikabulkan, PSU di TPS 1 Desa Bolobia Digelar

“Ketika terbukti ada oknum yang terlibat dalam kasus tersebut maka hukumannya adalah diproses secara disiplin maupun kode etik. Dan ancamannya berupa penundaan kenaikan pangkat ditempatkan di tempat khusus dan demosi,” kata Sugeng di Mapolda Sulteng Senin (20/1/2020).

Sementara itu, pihak penyidik Direktorat Reserse Kriminal (Krimsus) Polda Sulteng juga terus mengembangkan kasus penambangan ilegal di Dongi-Dongi di Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso. Sebelumnya, pihak kepolisian berhasil mengamankan empat orang tersangka dengan barang bukti 39 karung meterial tambang.

BACA JUGA :  Lions Club Palu-Putri Indonesia Sulteng 2020 Bantu TK Alkhairaat Kabonena

Saat ini kata Kompol Sugeng, kasus tersebut sudah masuk tahap penyidikan dan pihak penyidik dan sedang melakukan kelengkapan berkas perkara dengan memeriksa saksi-saksi dan pemeriksaan ahli.  Penyidik juga tengah melengkapi administrasi penyidikan untuk penyitaan barang bukti.

“Kemudian melakukan gelar perkara untuk penentuan penyerahan berkas perkara tahap satu secepatnya, saat ini tersangka sedang ditahan semenjak  penangkapan beberapa waktu lalu,”ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Banggai Lantik Sejumlah Pimpinan Tinggi, di Lingkungan Pemkab Banggai

“Para penyedik diminta segera menyelesaikan kasus tersebut secara cepat karena diberi waktu terbatas sehingga penyidik berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penyelesaian kasus itu,”ungkap Sugeng. (ifal)

Silakan komentar Anda Disini....