Tiga Pengedar Sabu di Tinggede Dibekuk, Dua Diantaranya Perempuan

SIGI, Kabar Selebes – Satuan Narkoba Polres Sigi, mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Desa Tinggede, Kecamatan Marawola, Minggu, (12/1/2020). Tiga orang ditangkap karena  memiliki sabu-sabu. Ketiganya adalah perempuan SN, YN dan laki-laki A.

Penangkapan itu bermula saat aparat Sat Narkoba Polres Sigi mendapat laporan dari sejumlah masyarakat tentang adanya transaksi jual beli di wilayah itu. Dari laporan itu petugas langsung melakukan penyelidikan.

BACA JUGA :  Mudahkan Masyarakat Donggala Menyampaikan Aspirasi Melalui Call Center

“Kami langsung melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi awal dari masyarakat, bahwa ada satu titik di sana sering terjadi jual beli sabu. Satnarkoba menyelidiki, undercover dan mengamankan tiga tersangka di pondok,” ujar Kapolres Sigi AKBP Andi Batara Purwacaraka, saat konferensi pers di Mako Polres Sigi, Senin, (20/1/ 2020).

Lanjut kata dia SN dan YN terindikasi sebagai pengedar barang haram jenis sabu. Karena usai dilakukan tes urin, hasilnya negatif.

BACA JUGA :  Usulan Anggaran Program Kemandirian Ekonomi Penyintas Kecil, Pagu Anggaran Pemkot Dikritik

“Satu tersangka yang laki-laki positif pengguna, dan yang dua ini terindikasi sebagai pengedar karena negatif hasil tes urine-nya,” kata Andi Batara.

Dari pengakuan tersangka SN, barang haram tersebut ia dapat dari suaminya, yang saat ini masih dalam proses pengejaran.

Dari hasil penangkapan, pihak Kepolisian mengamankan masing-masing barang bukti berupa 45 paket sabu-sabu berat 9,25 gram, uang tunai Rp 3,4 juta.

BACA JUGA :  Gubernur Sulteng Setuju Penyelamatan Buaya Berkalung Ban di Sungai Palu

“Saat penggeledahan tersangka sempat menyembunyikan barang tersebut dengan kain/selimut,” ungkap Batara.

Para tersangka mengaku menjual barang haram tersebut seharga seratus ribu sampai seratus lima puluh ribu per paket kecil. SN mengaku melakoni bisnis haram tersebut sudah 2 tahun, sedangkan YN dan A mengaku baru seminggu.

Para pelaku akan dikenakan Pasal  114 ayat 1 atau 112 ayat 1 UU RI tentang narkotika dengan pidanan penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.(Arfiah)

Silakan komentar Anda Disini....