Temuan Seragam SD di Tavanjuka, Kapolres Palu: Itu Bukan Penculikan Anak

oleh -

PALU, Kabar Selebes – Aparat Kepolisian Resor Palu mengklarifikasi informasi di media sosial yang menyebut adanya aksi penculikan di Kota Palu setelah ditemukannya sepasang seragam sekolah dasar di wilayah Tavanjuka, Kecamatan Tatanga.   

Kapolres Palu AKBP Moch Sholeh mengatakan, pihaknya sudah menelusuri temuan sepasang baju sekolah dasar yang bertuliskan nama Widya di belakang dealer yamaha di jalan l Gusti Ngurah Rai  Selasa (21/1/2020) siang.

“Mengenai postingan yang beredar di grup facebook ditemukannya satu pasang baju sekolah SD bertuliskan Widya di Jl. I Gusti Ngurah Rai, anggota kami sudah mendatangi TKP dan telah dikonfirmasi dari orang tua anak yang bernama Widya, bahwa baju tersebut bukan kasus penculikan anak melainkan dicuri pada hari Senin tanggal 20 Januari 2020 sekitar pukul 19.00 WITA TKP di tempat jualan orang tua korban,” kata Moch Sholeh.

Petugas juga sudah mengambil data dan melakukan dokumentasi serta memberitahukan kepada orang tua pemilik seragam itu agar menghubungi orang yang memposting baju tersebut di facebook.

Suarni (33), orang tua pemilik seragam SD bertuliskan Widya mengatakan, baju anaknya dicuri di tempat jualan di jalan I Gusti Ngurah Rai oleh orang tak dikenal.

“Anak saya Widya tidak ada diculik itu hoax (bohong) Saya jadi kaget didatangi oleh polisi. Ada apa pak? Apa betul anak ibu diculik kita temukan bajunya di Tavanjuka kata polisi. Tidak benar pak anak saya ada di rumah, cuma bajunya hilang dicuri hari Senin tanggal 20 Januari 2020 di tempat jualan,” cerita Suarni.

AKBP Moch Sholeh mengimbau kepada masyarakat Palu khususnya orang tua murid untuk bisa mengawasi dan menjaga anaknya pada saat sekolah.

“Luangkan waktunya baik menjemput maupun mengantarkan ke sekolah. Jangan mudah percaya akan adanya penyebaran berita bohong (hoax). Saring dulu kebenarannya sebelum dishare,” jelas Sholeh.(*)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 79 times, 1 visits today)