Pilgub Sulteng, Dukungan Gerindra Mengerucut ke Hidayat Lamakarate

Sekprov Sulteng Hidayat Lamakarate berbincang bersama Danlanal Palu yang baru Letkol Laut (P) Rahardian Rahmadi pada Pisah Sambut Danlanal Palu, Sabtu (28/12). Foto Humas Pemprov Sulteng

PALU, Kabar Selebes – Badan Seleksi (Bansel) Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Provinsi Sulawesi Tengah DPD Partai Gerindra Sulteng pada Selasa (21/1/2020) malam menggelar rapat perampungan Bacagub yang akan diusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat Gerindra.

Empat nama yang mendaftar dan mengembalikan berkas, yakni Mohammad Hidayat Lamakarate (MHL), Anwar Hafid (AH), Rusdy Mastura alias Cudi, dan Nurmawati Dewi Bantilan (NDB).

Ketua Bansel Gerindra Sulteng, Stivan Helmi Sandagang mengemukakan bahwa berdasarkan sejumlah penilaian dan analisa tim Bansel, maka disepakati satu nama yang akan direkomendasikan kepada Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng, Longki Djanggola untuk kemudian diusulkan ke DPP.

BACA JUGA :  Tak Punya "Kursi", PKB Absen di Pilkada Poso dan Tolitoli

“Kami sudah merumuskan dan melakukan analisa bahwa Bansel mengerucut kepada Bapak Hidayat Lamakarate,” ungkap Stivan.

Hasil rumusan ini sudah melalui beberapa tahapan dan berdebatan di internal Bansel. Namun setelah semua tim sepakat, maka hasilnya merekomendasikan hanya satu nama Bacagub untuk disodorkan kepada DPD Gerindra. Selanjutnya DPD Gerindra akan mengeluarkan surat tugas kepada nama calon tersebut untuk melakukan komunikasi dan penjajakan atau mencari koalisi partai guna mencukupi kursi untuk diusung sebagai kandidat.

“Yang paling penting juga adalah kandidat tersebut diberikan surat tugas untuk mencari pasangannya sebagai wakilnya,” katanya.

BACA JUGA :  Aries Singi Serahkan Berkas Pendaftaran Balon Bupati Sigi ke NasDem

Sementara Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola mengaku bahwa sudah menerima hasil keputusan Bansel untuk Bacagub Sulteng. Ia mengatakan bahwa hasil dari Bansel itu segera diproses dan diusulkan ke DPP.

Tetapi ujar Longki, DPD Gerindra masih akan mengeluarkan surat tugas kepada calon yang direkomendasikan oleh Bansel.

“Hasil Bansel sudah mengemuka kepada satu kandidat. Selanjutnya kita akan mengeluarkan surat tugas mencari partai koalisi dan pasangannya,” tutur Longki.

DPD Partai Gerindra, lanjut dia, tidak punya wewenang mengintervensi hasil rumusan dari Bansel, sebab tahapan seleksi Bacagub, dilakukan secara terbuka kepada umum yang mendaftar untuk diusung oleh Gerindra.

BACA JUGA :  KPU Palu Lantik Kembali PPS di 46 Kelurahan

“Teknisnya dan analisanya mereka yang tahu. Melalui sejumlah tahapan. Penilaian itu ada pada Bansel, saya sebagai Ketua DPD tidak bisa intervensi,” tandasnya.

Longki menjelaskan bahwa dalam waktu yang tidak begitu panjang DPD akan menggelar rapat internal untuk mengeluarkan surat tugas. Sebab kandidat yang akan diusulkan ke DPP Gerindra sudah mempunyai partai koalisi dan pasangan untuk kemudian dikeluarkan rekomendasi sebagai Cagub yang diusung Gerindra. (*/patar)

Silakan komentar Anda Disini....