Produksi Kakao di Sigi Menurun, Pemda Coba Alternatif Lain

Samuel Y Pongi

SIGI, Kabar Selebes – Pertumbuhan tanaman kakao di beberapa desa di Kabupaten Sigi saat ini mengalami kesulitan. Salah satu penyebabnya adalah faktor cuaca. Hal itu mengakibatkan produksi tanaman kakao di kabupaten Sigi mulai menurun.

Kepala Desa Sungku Kecamatan Kulawi Salmon menyebut, cuaca panas yang melanda Kabupaten Sigi dan Sulawesi Tengah berpengaruh pada tingkat kesuburan tanah.

BACA JUGA :  Disuruh Suami Beli Narkoba, Sang Istri Ditangkap Di Kayumalue

“Sangat sulit pertumbuhan kakao di desa kami, kemungkinan karena cuaca akhirnya kesuburan tanah tidak menunjang pertumbuhannya sehingga kami para petani sangat sulit untuk menumbuhkan perekonomian ekonomi kami,” ujar Salmon saat menghadiri desiminasi publik bagi pelaku ekonomi di ruang rapat hotel Rama Palu Senin (27/1/2020).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi Samuel Y Pongi mengungkapkan bahwa pemerintah telah memberikan alternatif bagi permasalahan masyarakat khususnya petani kakao agar tetap memanfaatkan lahan mereka dengan mencoba menanam tanaman lain yang dapat menghasilkan.

BACA JUGA :  Badan Geologi Luncurkan Atlas Peta Zona Kerentanan Likuefaksi

“Tanaman kakao yang ada biarkan dia tumbuh disana, tetapi ada juga salah satu alternatif dari pemerintah dengan melakukan perluasan tanaman seperti kopi ada juga yang saat ini gencar dilakukan pemerintah yaitu penanaman pohon durian dengan berbagai jenis,” ujarnya Selasa (28/1/2020). .

Samuel juga menambahkan bahwa 4-5 tahun ke depan diharapkan hasil dari gagasan pemerintah ini bisa menjadi keunggulan baru bagi Kabupaten Sigi. Apalagi dengan berpindahnya ibu kota negara diharapkan Kabupaten Sigi bisa lebih memperluas hasil pertaniannya dengan mencoba berbagai jenis tanaman yang akan menguntungkan bagi masyarakat ke depan.(Arfiah)

Silakan komentar Anda Disini....