FPI Sulteng Harap Pelaku Perusakan Mushola di Sulut Ditindak Tegas

Sugianto Kaimudin

POSO, Kabar Selebes- Front Pembela Islam (FPI) Sulawesi Tengah mengecam serta mengutuk keras aksi pengrusakan mushola yang viral terjadi di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Sugianto Kaimudin selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FPI Sulawesi Tengah, Sugianto Kaimudin baru-baru ini.

Sugianto Kaimudin mengatakan, apa yang terjadi di Kabupaten Minahasa Utara merupakan bentuk provokasi yang sengaja dikondisikan oleh kelompok-kelompok tertentu yang tidak menginginkan adanya pembangunan rumah ibadah seperti mushola.

Menurutnya, insiden perusakan mushola di Minahasa Utara merupakan pelanggaran hukum, sehingga para pelakunya harus diusut dan ditangkap untuk diperoses secara hukum.

“Apa yang terjadi di Minahasa Utara itu dikondisikan oleh kelompok-kelompok tertentu, kita jangan terprovokasi, karena ini pelanggaran hukum maka pelakunya harus diperoses secara hukum juga,” tegasnya

Sugianto menyampaikan, adapun langka-langkah untuk mengantisipasi agar hal tersebut tidak terulang kembali tentunya dengan melibatkan semua unsur atau tokoh lintas agama untuk duduk bersama.

Ia menyebut selain proses hukum yang ditangani oleh aparat keamanan TNI Polri, tokoh agama dan unsur pemda perlu menyikapi dan mengambil sikap untuk menentukan lokasi pembangunan setiap rumah ibadah agar tidak terjadi hal yang berulang terus.

“Mari kita saling menghargai, agama islam agama yang toleran, kalau ada diantara kita berbeda pendapat dan beda keyakinan, mari kita duduk bersama, bukan dengan merusak,” harapnya.

Dalam menyikapi terjadinya perusakan mushola di Minahhasa Utara, pihak FPI mengakui telah melakukan koordinasi dengan sejumlah tokoh agama Islam lainnya untuk tidak ikut terpancing, dan memberikan kepercayaan penuh kepada aparat kepolisian.(RYND)

Silakan komentar Anda Disini....