Nilai Hadiahnya Tak Jelas, Belum Ada Yang Berani Ikut Sayembara Selamatkan Buaya Berkalung Ban

Buaya berkalung ban di Sungai Palu (foto: Youtube)

PALU, Kabar Selebes – Pasca diumumkannya sayembara untuk menolong membuka ban bekas yang terjebak di leher buaya oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulteng, belum satupun warga yang berani untuk ikut sayembara itu.

Informasi perihal sayembara itu sudah santer di antara warga Kota Palu dan sekitarnya. Namun warga hanya berani melihat dari dekat sang buaya yang oleh warga dijuluki buaya berkalung ban Sabtu (1/2/2020).

Meski dengan iming-iming hadiah uang, warga belum berani untuk menerima tawaran sayembara itu. Salah satu yang membuat kurangnya peminat adalah warga tidak mengetahui berapa nilai hadiah dari sayembara dari BKSDA Sulteng itu.

BACA JUGA :  JMK-Oxfam Bantu 188.655 Warga Terpapar Bencana Sulteng

“Kalau diberitahu berapa hadiahnya, pasti orang berbondong-bondong ikut meski resikonya besar,” kata Aco Zainuddin, seorang warga Palu.

Bahkan, sejak santernya informasi bahwa BKSDA menggelar sayembara, antusias warga Palu untuk melihat buaya berkalung ban itu juga biasa saja.

Pada kemunculannya sejak Jumat (31/1/2020) hingga hari Sabtu ini di sungai Palu, hanya beberapa warga yang antusias melihat sang buaya. Hal itu disebabkan kemunculannya sudah dianggap biasa sejak tahun 2016.

Warga hanya penasaran, siapa yang berani bertaruh nyawa menyelamatkan sang buaya dari jeratan ban bekas di lehernya.

BACA JUGA :  3.000 Bilik Huntara PUPR Tidak Ditempati Penyintas

Daeng Raja salah seorang warga juga menanggapi tentang sayembara yang digelar oleh BKSDA tersebut.

Menurutnya, sebagai warga yang tinggal di bantaran sungai Palu dia menginginkan agar jeratan ban tersebut lepas dari leher sang buaya.

“Sebelum sayembara ini digelar beberapa warga sudah mencoba melepaskan jeretan ban yang ada di leher buaya tersebut, ketika mereka mau melepaskan bannya buaya itu tidak muncul di permukaan untuk menampakan dirinya,” ujar Daeng Raja.

Sebelumnya, BKSDA Provinsi Sulawesi Tengah menggelar sayembara unik bagi siapa saja yang berhasil membebaskan seekor buaya muara yang berada sungai Palu dari jeratan ban bekas di lehernya.

BACA JUGA :  Belum Dilunasi, Huntara Korban Gempa Palu Disegel Lagi oleh Kontraktor Lokal

Kepala BKSDA Provinsi Sulawesi Tengah Hasmuni Hasmar pada Rabu (29/1/2020) mengatakan, akan memberi hadiah bagi siapa saja yang berhasil melepaskan ban dari leher buaya sepanjang 4 meter itu.

“Hadiah yang diberikan  bagi yang berhasil membuka lilitan ban tersebut langsung dibayar tanpa DP serta mendapatkan penghargaan dari BKSDA,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan bukan hanya sayembara diadakan oleh BKSDA akan tetapi sudah ada perintah dari Gubernur Sulteng bahwa segera membebaskan lilitan ban sepeda motor yang ada di buaya tersebut bagimana pun caranya.(ifal)

Silakan komentar Anda Disini....