Gara-gara Tahu, Pasutri di Luwuk Aniaya Warga Hingga Pingsan

LUWUK, Kabar Selebes – Pasangan suami istri (Pasturi) warga Desa Ombolu, Kecamatan Batui Selatan berinisial NA (34) dan FS (36) terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Batui, karena diduga melakukan menganiaya.

Kapolsek Batui Iptu IK Yoga Widata SH, mengungkapkan, kasus penganiayaan itu terjadi di Pelabuhan Rakyat, Kelurahan Bugis, Kecamatan Batui, sekitar pukul 06.00 Wita dengan korban PT (45), Senin (3/2/2020). Saat itu terjadi perang mulut antara korban dengan pelaku NA tentang perselisihan barang dagangan tahu.

BACA JUGA :  Puluhan Rumah Warga di Sigi Rusak Berat Diterjang Banjir Bandang

“Tiba-tiba pelaku NA menarik jilbab dan mencakar korban di bagian leher hingga terjatuh ke tanah,” ungkap Kapolsek.

Selanjutnya, kata Iptu Yoga, beberapa saat kemudian datang FS suami NA langsung memukul korban dibagian mulut dengan menggunakan tangan terkepal sehingga pelapor jatuh tersungkur ke tanah tidak sadarkan diri.

“Korban mengalami luka di bagian leher sebelah kanan, bibir pecah mengeluarkan darah serta gigi atas bagian depan goyang,” papar Iptu Yoga.

BACA JUGA :  Pemda Morowali Gelar Pawai Obor, Sambut Tahun Baru Islam 1441 Hijriah


Atas kejadian itu, lanjut Kapolsek, korban merasa keberatan dan menuntut agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Batui untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Kapolsek. (Emay)

Silakan komentar Anda Disini....