DPRD Sulteng Upayakan Hak Korban Bencana Melalui Pansus Padagimo

Wiwik Jumatul Rofi’ah

PALU, Kabar Selebes – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Panitia Khusus (Pansus) kebencanaan Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong (Padagimo) terus berupaya memperjuangkan hak masyarakat terdampak bencana.

Upaya pemenuhan hak tersebut dilakukan sesuai dengan amat Undang-undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana dan Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2013. Pemda memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk menangani bencana secara sistematik, terukur,terencana dan terkoordinasi dengan baik.

BACA JUGA :  23 Maret PDIP Umumkan Rekomendasi Calon Gubernur Sulteng

“Hari ini rapat pansus yang kedua. Masyarakat terdampak bencana harus mendapat haknya,” ungkap Sekertaris Pansus Padagimo, Hj.Wiwik Jumatul Rofi’ah, usai menggelar rapat, Rabu (05/02/2020).

Sejumlah pihak terakit akan turut diundang dalam proses pembahasan bersama tim Pansus. Wiwik mengaku saat ini pihaknya tengah menunggu data terkait progres penangan  bencana. Jika data itu telah ditemukan, pihaknya akan meninjau langsung ke lokasi untuk memastikan realisasi dari data yang disampaikan.

BACA JUGA :  34 CPNS Dosen IAIN Palu Terima SK Pengangkatan

“Kami akan mengundang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Rencananya pada senin tanggal 10 Februari 2020. Mereka juga harus membawa data, yang telah dilaksanakan sesuai dengan tupoksinya dan apa rencana selanjutnya,” katanya.

Rehabilitasi dan rekonstruksi, diakuinya harus mengutamakan dan menjamin para korban. Agar masyarakat yang belum mendapatkan haknya, dapat segera memperolehnya.

BACA JUGA :  KPU Kota Palu Bolehkan Rumah Ibadah Digunakan Sosialisasi Tahapan Pilwalkot

“Mereka (korban bencana,red) harus mendapatkan hak. Seperti rumah hunian tetap (Huntap). Juga berkaitan dengan relokasi dan pelaksanaan pendidikan sarana yang terkena dampak agar segera diselesaikan,” tambah politisi PKS ini.

Pansus ini, merupakan lanjutan dari pansus sebelumnya. Sehingga kerja-kerja yang dilakukan juga melanjutkan hasil yang telah dibahas sebelumnya.

“Ini pansus lanjutan dari sebelumnya. Jadi bukan kerja baru, karena pansus terdahulu sudah mendapatkan hasil. Jadi sekarang kita hanya melanjutkan hasil yang kemarin,” tegasnya.(Sobirin)

Silakan komentar Anda Disini....