DPO Kasus Penganiayaan 2018 Berhasil Ditangkap Polres Morowali

MOROWALI, Kabar Selebes – Polres Morowali menggelar Press Release terkait penangkapan DPO pada Senin, 10 Februari 2020, dalam kasus penganiayaan yang terjadi pada 2018.

Press Release digelar di Kantor Polres Morowali, Bumi Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (11/2/2020).

Pada Press Release tersebut, Kabag Ops, Nasruddin, mendampingi Kasat Reskrim, Donatuskono. Didampingi pula oleh Anggota Polres Morowali.

BACA JUGA :  Walikota Palu Lantik 14 Kepala Puskesmas

Donatuskono menjelaskan, bahwa kronologis kejadian pada Selasa, 11 Desember 2018, pukul 21.00 wita. Terlapor AS meneriaki pelapor yang pada saat itu sedang nosel, karena di suruh oleh DJ.

“Sehingga, terjadi cekcok antara terlapor dan pelapor, kemudian terlapor pergi meninggalkan SPBU Emea, kemudian datang kembali bersama dengan temannya sambil membawa sebilah parang,” bebernya.

Dilanjutkannya, selanjutnya terlapor mengayungkan parang tersebut kepada terlapor, tetapi terlapor menangkis parang dengan tangan kiri. Sehingga, menyebabkan tangan kiri mengalami luka akibat terkena sabetan parang.

BACA JUGA :  40 PPK Kota Palu Dilantik, Ketua KPU Ingatkan Kurangi Aktivitas di Warkop

“Untuk barang bukti sudah kita sita sebatang bambu berukuran kecil dengan panjang 88 centimeter. Tindakan selanjutnya penyidikan kita yaitu melakukan pemeriksaan tambahan terhadap saksi dan saksi-saksi lainnya,” jelasnya.

“Kita melakukan penahanan terhadap tersangka, melengkapi mindik berkas perkara dan mengirimkan SPDP ke Kejari Morowali,” tambahnya.

Setelah kejadian tersebut, pelaku atau AS sempat melarikan diri ke Palu. Kemudian, AS tertangkap pada Senin, 10 Februari 2020, sekitar pukul 14.00 wita di wilayah Kecamatan Wita Ponda, Kabupaten Morowali.

BACA JUGA :  Gerindra Sulteng Serahkan Mandat dan Rekomendasi Usungan Pilkada Serentak, Simak Nama-namanya

Atas kasus penganiayaan tersebut, tersangka dikenakan Pasal 351 KUHP, dengan acaman hukuman paling lama 5 tahun.

”Suatu kebanggaan tersendiri, karena Polres Morowali telah berhasil mengamankan DPO,” tutup Donatuskono. (Ahyar)

Silakan komentar Anda Disini....