Keributan di Tambang Ilegal Dongi Dongi, Seorang Penambang Asal Kotamobagu Dibacok

PALU, Kabar Selebes – Seorang penambang ilegal di Desa Sedoa, Dusun Dongi Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso dianiaya dengan menggunakan senjata tajam.

Penganiayaan terhadap penambang yang berasal dari Kotamobagu, Sulawesi Utara tersebut terjadi  sekitar pukul 08.00 WITA, Senin (24/2/2020).

Korban bernama Rahman (39) mengalami luka dibagian kaki dan tangan.

Kejadian itu berawal ketika korban tengah duduk di dalam rumah seorang warga bernama Suad, tiba-tiba terdengar suara keributan di luar rumah.

BACA JUGA :  Libur Lebaran 2019, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta JKN-KIS Tetap Prima

Tidak berselang lama ada seorang pria masuk ke dalam rumah dengan menobrak pintu dan disusul temannya dengan membawa senjata tajam jenis parang dan langsung membabi buta. Pelaku berhasil menebas korban di bagian kaki.

Setelah itu korban langsung melarikan diri keluar rumah, tiba-tiba pelaku lainnya menyerang korban yang sedang berada di halaman rumah menggunakan kayu.

BACA JUGA :  PKB Sulteng Yakin Satu Calegnya Melenggang ke Senayan

Dari penyerangan di luar menggunakan kayu korban mengalami luka di bagian tangan akibat kayu tersebut dipukulkan ke tangan korban.

Dari insiden tersebut korban langsung melarikan diri ke gunung untuk bersembunyi sementara, beberapa menit kemudian ada dua rekannya bernama Uto dab Ober mendatangi korban.

Setelah menemukan korban kedua rekanya langsung membawa korban  ke puskesmas Wuasa untuk mendapat perawatan medis akibat luka yang dideritanya.

BACA JUGA :  Muhammad Akbar Supratman Terpilih Jadi Ketum Permuda Sulteng-Jabodetabek 2019-2021

Hingga Senin sore, Korban  masih menjalani perawatan di Puskesmas Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso.

Untuk memburu para pelaku tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulteng telah diturunkan ke lokasi.(ifal)

Silakan komentar Anda Disini....