Hati-hati, Kapolres Palu Ancam Pidanakan Pihak yang Naikkan Harga Masker

PALU, Kabar Selebes – Kepala Polres Palu, AKBP Moch. Sholeh mengingatkan masyarakat untuk tidak mencoba-coba untuk mengambil kesempatan pada kasus virus corona ini. Dia mengancam akan memidanakan pihak-pihak yang melakukan penimbunan masker dan menaikkan harga masker di Palu.

“Silahkan yang masih coba-coba naikkan harga masker, saya akan pidanakan dan saya ekspose di FB,” ancama AKBP Moch Sholeh Rabu (4/3/2020).

Salah satu langkah mengantisipasi penimbunan masker dan hand sanitizer itu, dia memerintahkan jajarannya untuk melakukan enspeksi mendadak (sidak) di sejumlah apotek maupun swalayan yang ada di Palu Rabu (04/03/20).

BACA JUGA :  Tatib Siap Ditetapkan, Selangkah Lagi Posisi Wagub Sulteng Terisi

Sidak yang dipimpin oleh Kabagops Polres Palu, AKP Awaluddin Rahman itu menyasar sejumlah apotek dan distributor masker dan hand sanitizer.

Meski tidak menemukan adanya indikasi penimbunan masker dan hand sanitizer, namun pihak kepolisian menemukan adanya kenaikan harga masker.

Setelah dikonfirmasi ke beberapa Perusahaan Besar Farmasi, mereka membenarkan bahwa adanya kenaikan harga.

“Itu juga  karena pihak distributor mendapat harga yang  naik dari pabrik mencapai 100 – 105 persen  tadi itu baru monitoring dan memberikan warning siapa saja yang menjual diatas rata-rata akan kami periksa,” tuturnya

BACA JUGA :  Keinginan UNDP Bantu RR Infrastruktur Diapresiasi

“Seluruh jajaran Polsek  sidak ke sejumlah pusat perbelanjaan, dan apotek, guna menepis isu adanya penimbunan masker dan hand sanitizer khususnya di wilayah Palu,”tambah Sholeh.

Selain dirinya juga menambahkan, sidak tersebut juga untuk mensosialisasikan adanya aturan Pidana terkait penimbunan masker dan hand sanitizer.

“Oknum yang mengambil keuntungan dengan menimbun barang dapat dijerat Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar,”ungkapnya.

BACA JUGA :  DPRD Morowali Rapat Paripurna ke-11, Irwan: Tiga Raperda Hak Inisiatif Dewan

Distributor yang sidak Polres Palu diantaranya PT. kimia Parma Masker Aximed di jual dengan harga Rp. 28.000/dos dengan isi 50 lembar.

PT. Sapta Sari

Harga per boks masker merek Alximed Rp.25.000 dengan isi 50 lembar.

PT. APL Cabang Palu

Masker kesehatan merek Nexcare hijab masker per pack isi 4 Pcs dijual dengan harga Rp.5.300 dan Nexcare Extra Carbon masker per pack isi 3 pcs dijual dengan harga Rp.5.400

Lanjutk, kata Awaludin modus para pelaku mengakomodir yang didasarkan pada orientasi mengambil keuntungan besar dengan cara tidak wajar , seperti penjualan lewat online.“Bahkan merugikan orang lain dengan cara menimbun barang. Dan kami pasti akan sikat,tegasnya.(ifal)

Silakan komentar Anda Disini....