Bupati Sigi Klarifikasi Tudingan Pembohongan Publik Terkait Pembangunan Huntap

  • Bagikan

SIGI, Kabar Selebes – Bupati Sigi Mohammad Irwan mengklarifikasi tuduhan telah melakukan pembohongan publik terhadap pembangunan hunian tetap (huntap) di Desa Pombewe Kabupaten Sigi. Tudingan yang disebar melalui media sosial itu menyebut Bupati Sigi Muhammad Irwan tidak tuntas membangun huntap di Desa Pombewe.

Muhammad Irwan sangat menyayangkan tuduhan yang dilakukan oleh salah satu organisasi itu tanpa meminta klarifikasi darinya.

“Kami masing-masing sudah memiliki wewenang, dan data yang saya paparkan itu adalah data teknis, tidak mungkin kalau saya lagi bupati mau turun lagi mau ambil data sendiri,” kata Irwan kesal Jumat (13/3/2020).

Menurut Irwan, organisasi tersebut tidak melakukan pengecekkan data di lapangan secara riil. Sementara pihaknya telah mendapatkan data informasi dari sumber yang berkompeten karena sesuai dengan bidangnya yaitu PUPR.

“Kalau memang data kita salah, world bank, PUPR pusat dan BNPB akan keberatan, tapi ini mereka semua tidak ada yang keberatan, yang keberatan itu hanya mereka, yang sepertinya sudah masuk ke ranah politik,” kata Irwan.

Menurutnya turunnya Wakil Bupati Sigi Paulina ke lapangan untuk mengecek langsung proses pembangunan huntap tersebut berarti sudah mewakili pemerintah kabupaten Sigi, bukan orang perorangan.

“Jadi apakah saya harus melapor kepada mereka untuk memberitahukan kalau saya setiap sabtu dan minggu mengecek ke sana? kalau sudah ada Ibu Wabup juga ke sana bukannya lebih bagus lagi, berarti dia juga sudah mewakili kami pemerintah untuk memantau sejauh mana pembangunan huntap itu jadi jangan dimasukkan ke unsur politik,” katanya.

Sementara itu, Plt Kadis PUPR Kabupaten Sigi Hendry juga memberikan beberapa klasifikasi mengenai hal tersebut. Menurut Hendry, saat ini pihak Budha Tzu Chi yang bekerjasama dengan pemerintah masih dalam proses pengerjaan pembangunan huntap tersebut, sembari pemerintah melakukan uji publik kepada masyarakat yang akan menerima bantuan.

“Saat ini sesuai data dari target awal pembangunan sebanyak 500 unit, sebelum bulan puasa, kemudian 500 unit lagi setelahnya, jadi pembangunan tahap 1.500 unit, 263 itu pondasi selesai, 159 unit dinding selesai, kemudian 117 unit atap selesai, itupun kita masih melihat lagi jangan sampai dibangun banyak tapi warga yang akan tinggal ternyata sudah dapat bantuan stimulan, makanya kita lakukan uji publik sekarang,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa progres pembangunan fisik huntap saat ini  telah memasuki 11,3 persen. Dia juga menjelaskan bahwa melihat progres fisik dalam pembangunan huntap oleh NGO Budha Tzu Chi tidak melihat per-satu unitnya. Karena pihaknya membangun huntap tersebut secara massal.(Arfiah)

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Tingkatkan Kompetensi Guru, LPMP Sulteng Gelar Jumat Belajar

Guna meningkatkan kompetensi guru sederajat hingga menengah se-kota Palu, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Tengah mengadakan kegiatan "Jumat Belajar".

Close