Antisipasi Covid-19, Bupati Poso Imbau Warganya Lakukan Pola Hidup Sehat

oleh -

POSO, Kabar Selebes-Merebaknya pandemi Covid-19 atau virus Korona seolah menjadi ancaman serius bagi masyarakat di Indonesia. Apalagi dengan keberadaan lebih dari 134 kasus Korona terjadi di Indonesia. Belum lagi banyaknya warga yang berstatus ODP (orang dalam pemantauan).

Sebelum Covid-19 masuk ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat telah melakukan berbagai upaya sebagai bentuk pencegahan. Diantaranya membentuk tim satuan tugas (Satgas) Kesiapsiagaan, dan meliburkan anak sekolah.


Selain itu, Pemda Poso telah menerapkan pengurangan jam kerja bagi ASN, meniadakan apel bersama pagi dan sore, yang dilakukan berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Arapatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Gubernur Sulteng per tanggal 16 Maret 2020.


Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu mengimbau kepada warganya agar tidak panik, tetapi selalu waspada jika muncul gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan, demam yang disertai kesulitan bernafas.


“Harapan saya segeralah berobat ke fasilitas layanan kesehatan terdekat, baik itu ke puskesmas atau ke rumah sakit. Saya mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat. Ini yang paling penting. Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, antiseptik cair minimal selama 20 detik lebih lama lebih bagus. Terutama setelah memegang barang-barang fasilitas umum, sebelum kita akan makan atau minum,” ujar Darmin Sigilipu, Selasa (17/3/2020).


Ia juga menganjurkan kepada warga untuk menghindari memegang wajah, mulut, hidung atau mata, apabila belum mencuci tangan. Meminta kepada warganya untuk menggunkan masker saat sakit batuk, pilek, atau flu, atau saat berada di arena infeksius, seperti rumah sakit atau pusat keramaian yang padat.


Imbauan lain yang ditekankan adalah menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk. Makan dan minum teratur, utamanya makanan yang bergizi dan minuman yang menyehatkan.

Melakukan istirahat yang cukup, serta menghindari minuman yang beresiko menurunkan daya tahan tubuh seperti alkohol.
Yang terpenting adalah melakukan olah raga secara teratur, dan menghindari kontak dengan pasien yang terduga terinfeksi Covid-19.


Sebelumnya, Satgas Kesiapsiagaan yang telah dibentuk Pemda Poso untuk menghadapi virus Korona dan mengantisipasi penyebarannya di Kabupaten Poso, diketuai dr M Ali Asdar. Saat ini telah menjalankan tugasnya dan bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.


Dua hal yang akan dilakukan tim Satgas, yaitu memilah orang dalam pemantuan (ODP) dan menangani pasien dalam pengawasan (PDP). Bagi pasien yang terinfeksi Korona, Pemda Poso akan menanggung seluruh biaya pasien dengan menggunakan anggaran APBN, sesuai surat keputusan Kementerian Kesehatan.

Tim Satgas Kesiapsiagaan juga dibentuk dengan melaksanakan koordinasi bersama seluruh kepala desa di Poso, agar memantau kedatangan warga baru atau masyarakat yang pulang dari berpergian keluar daerah, untuk dilaporkan ke petugas kesehatan di puskesmas terdekat.


Satgas Kesiapsiagaan juga menyediakan call center satgas Covid-19 di Poso, serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat tentang Covid-19, melalui penyuluhan maupun media informasi yang tersedia.


Pihak RSUD Poso juga telah menyiapkan ruangan isolasi, jika nantinya ada warga yang dicurigai tertular virus Korona. (ifal)

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 59 times, 1 visits today)