Musrembang RKPD Morowali 2021, Bupati: Penyusunannya Harus Lebih Cermat Secara Tepat

Bupati Morowali dan Wakil Ketua I DPRD Morowali saat Musrembang RKPD Morowali 2021, Kamis (19/3/2020). Foto: Doc.

MOROWALI, Kabar Selebes – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Morowali, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Morowali 2021.

Musrembang dibuka Bupati Morowali, Taslim, di ruang Pola Kantor Bupati Morowali, Kamis (19/3/2020).

Pada kesempatan itu, Taslim mengatakan, bahwa ini merupakan momen sangat strategis untuk mengkomunikasikan rencana pelaksanaan pembangunan.

Pada 2021 merupakan tahun ketiga pemerintahan Taslim-Najamudin (Tahajud), yang mengusung visi “Terwujudnya Masyarakat Morowali yang Sejahtera Bersama”.

“Oleh karena itu, penyusunan RKPD tahun 2021 harus lebih cermat dan terintegrasi, serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi secara tepat,” jelasnya.

Adapun prioritas pembangunan daerah Kabupaten Morowali untuk tahun 2021 adalah sebagai berikut;

Meningkatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas melalui optimalisasi sarana dan prasarana pendidikan, serta peningkatan dan pemerataan kualitas guru antar wilayah.

Meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui optimalisasi sarana dan prasarana kesehatan.
Penyediaan tenaga kesehatan yang handal, serta penurunan angka.

Mengurangi kesenjangan antar wilayah melalui penguatan infrastruktur pelayanan dasar.

Meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui penguatan ekonomi sektor UMKM, industri mikro dan jasa kecil lainnya.

Meningkatkan ketahanan pangan yang berkualitas dan berdaya saing melalui optimalisasi sarana dan prasarana, produksi dan produktivitas, serta pemanfaatan teknologi tepat guna.

“Maka forum organisasi perangkat daerah (OPD) pada tahun ini menetapkan tema sejalan dengan RPJMD tahun ketiga masa pemerintahan kami,” sebutnya.

“Antara lain; pengembangan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan SDM, penyediaan sarana produksi, pengelolaan SDA, dan peningkatan infrastruktur menuju Morowali Sejahtera Bersama,” urainya.

Musrembang akan berlangsung selama 5 hari, mulai 19 Maret 2020 sampai dengan 27 Maret 2020.

Ada 4 substansi utama yang dapat disepakati, yakni sinkronisasi program atau kegiatan prioritas, sinkronisasi indikator dan target kinerja, kesepakatan pendanaan dan pembagian tugas pelaksanaan program prioritas berdasarkan kewenangan.

”Saya berharap kepada rekan-rekan DPRD untuk mendukung sukses kegiatan ini, agar perencanaan dan penganggaran lebih berorientasi pada prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan,” harap Taslim.

Dikatakannya pula tentang penyebaran virus Corona (Covid-19), yang telah dinyatakan sebagai kejadian luar biasa. Maka pemerintah daerah menghimbau seluruh masyarakat Morowali, agar mengurangi kegiatan yang melibatkan kerumunan massa dalam jumlah besar.

“Masyarakat Morowali diimbau untuk tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah, serta tidak beraktivitas di tempat-tempat umum, seperti taman, pantai, pusat perbelanjaan dan ruang terbuka lain yang menjadi titik berkumpul manusia,” imbaunya.

“Tetap menjaga kesehatan tubuh, dan tetap tenang dalam situasi seperti ini,” tambahnya.

Sementara, Wakil Ketua I DPRD Morowali, Syarifudin Hafid mengatakan, bahwa DPRD sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Musrembang tersebut.

“Saya berharap Musrembang ini akan menjadi pedoman atau acuan dan mitra bagi DPRD menuju Morowali Sejahtera Bersama,” harapnya.

Laporan: Ahyar Lani

.

.

Silakan komentar Anda Disini....