Satgas Tinombala Paksa Menyerah dua Anggota MIT di Poso

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Safril Nursal menunjukkan salah satu DPO Poso yang menyerahkan diri.(Foto:Ifal)

PALU, Kabar Selebes – Dua anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang kini dipimpin Ali Kalora, dipaksa menyerah oleh satgas Tinombala Polda Sulteng. Keduanya menyerah setelah pasukan Satgas Tinombala mengepung pergerakan kelompok ini di pegunungan Poso Senin (16/3/2020).

“Penyerahan diri tersebut memang yang bersangkutan merasa tidak kuat lagi karena terus kita kepung,”ungkap Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Safril Nursal saat memberikan keterangan di Bandara Mutiara SIS Aljufrie Palu saat baru pulang dari Kabupaten Poso untuk melihat dua anggota DPO yang menyerahkan diri pada Jumat (20/3/2020)

BACA JUGA :  14 Mei Besok, Poso City Mall akan Kembali Beroperasi

Kedua anggota DPO yang menyerahkan diri tersebut berinisial  FN dan UD, keduanya berasal dari Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Kapolda juga mengatakan bahwa anggota DPO berinisial FN ini bertugas untuk mengantar orang-orang yang akan bergabung bersama kelompok MIT. Sedangkan UD sebagai penghubung, serta mengantar logistik kepada kelompok Ali Kalora yang saat ini masih berada di tempat persembunyiannya.

BACA JUGA :  Warga Selalu Jadi Korban, Ormas Islam Poso Kecewa Kasus MIT Tak Kunjung Selesai

“FN bergabung dengan Kelompok MIT sejak Februari 2019 lalu dan UD pada Desember 2019,”ujarnya.

Hingga saat ini  jumlah daftar pencarian orang (DPO) kelompok MIT di bawah pimpinan Ali Kalora sebanyak 16 orang.

Karena sebelumnya kelompok MIT tersebut ketambahan anggota yang ingin bergabung sebanyak 8 orang.

Syafril juga mengimbau kepada para DPO keluar dari tempat persembunyian untuk segera menyerahkan diri.(abd/rfk)

BACA JUGA :  Danrem Agus Sasmita Imbau Petugas Pos Perbatasan Harus Ikuti Protap Kesehatan

Laporan : Rifaldy Kalbadjang

.

.

Silakan komentar Anda Disini....