Pedagang di Kota Palu Mulai Sediakan Tempat Pencucian Tangan

  • Bagikan

PALU, Kabar Selebes – Sejumlah pedagang warung pinggiran jalan di sekitar Kota Palu, mulai ramai mengantisipasi agar tidak terpapar virus Covid-19. Hal yang dilakukan diantaranya  ialah dengan menyediakan tempat pencucian tangan dan juga menggosokan hand sanitizer pada tangan sehabis menerima uang dari pembeli.

Kios Sartika di Jl Basuki Rahmat salah satunya, setelah mendengar berita kabar bahaya ancaman Virus Corona ia mau tidak mau mengantisipasi agar tidak terpapar selama berdagangan.

“Tiap habis terima uang, langsung saya gosok hand sanitizer ke tangan,” kata Sartika pada Senin (30/3/2020).

Seperti yang diketahui bahwa, orang bisa terjangkit Virus dengan cara berkontak langsung. Dimana, uang sebagai alat transaksi perekonomian paling diwaspadai sebagai perantara menyebar luasnya Virus khususnya COVID-19. Hal inilah yang diwaspadai oleh pedagang yang sering melakukan transaksi menggunakan alat tukar tersebut.

Berdasarkan pemantauan KabarSelebes.id, setelah diumumkannya pasien pertama positif COVID di Kota Palu pada kamis Kemarin, sejumlah kios dan juga supermarket nampak mulai waspada dengan pandemi mematikan ini. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas tempat pencucian tangan.

Selain berdampak pada kewaspadaan agar terhindar dari Virus Corona selama berjualan, para pedagang juga merasakan sedikitnya pembeli yang datang ke kios mereka.

Mei salah satunya, pemilik Kios 72 di jalan Balaikota Timur Kota Palu ini mulai merasakan sepinya pembeli semenjak diumumkannya pasien positif Corona di Sulawesi Tengah.

“Beda dari biasanya belakangan kurang ramai pembeli,” ujar Mei saat menjaga kiosnya.

Dia mengaku waspada dengan ancaman virus Covid-19, meskipun tidak ada arahan dia sendiri berinisiatif menyediakan antiseptik guna mencegah virus selama berjualan.

“Selain menggunakan hand sanitizer saya juga semprot warung pakai disinfektan,” ungkap dia.

Sampai saat berita ini terbit, masyarakat Indonesia yang sudah  terjangkit virus corona berjumlah 1414 Orang, dimana dua diantaranya berasal dari Kota Palu Sulawesi Tengah.

Dengan adanya ribuan orang positif dan ratusan nyawa melayang, pemerintah saat tidak hentinya mengajak kepada masyarakat agar bersama-sama memutus matai rantai penyebaran COVID-19. Salah satunya dengan menghimbau masyarakat agar melakukan Phsical Distancing dan juga rajin mencuci tangan menggunakan sabun. (abd/ap)

Laporan : Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan