Gubernur Se-Sulawesi Sepakat Tunda Mudik Lebaran

Gubernur Sulteng Longki Djanggola bersama Kapolda, Danrem dan Sekda prov melakukan teleconference.(foto:humas)

PALU, Kabar Selebes – Para Gubernur se-Sulawesi yang tergabung dalam Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) menggelar rapat daring melalui video conference, Senin (30/03/2020).

Rapat daring yang diikuti oleh enam Gubernur, Pangdam XIII/Merdeka, Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda serta Danrem se-Sulawesi itu menghasilkan lima poin kesepakatan.

Salah satu poin yang penting itu adalah para Gubernur bersepakat mengimbau seluruh masyarakat untuk menunda mudik lebaran tahun ini. Hal ini untuk mencegah merebaknya virus corona di Pulau Sulawesi.

BACA JUGA :  BPOM di Palu Rencanakan Distribusi Hand Sanitizer ke Huntara

Kesepakatan lain adalah, Sulawesi Selatan membuka fasilitas laboratorium pemeriksaan virus corona bagi seluruh masyarakat Sulawesi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan yang sudah membuka diri buat wilayah Sulawesi bisa menggunakan laboratorium yang ada di Sulawesi Selatan. Sehingga percepatan informasi terhadap positif dan negatifnya hasil laboratorium ini bisa cepat kita dapat,” tutur Olly Dondokambey selaku Ketua BKPRS juga sebagai Gubernur Sulawesi Utara.

BACA JUGA :  Jadi PDP di RSU Anutapura, Seorang Jamaah Tabligh di Palu Meninggal

Sementara, pembatasan di berbagai sektor yang telah disepakati bersama merupakan kebijakan yang sangat bermanfaat. Untuknya pembatasan tersebut akan terus dilakukan khususnya oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo yang masih berada di zona biru.

Seluruh Gubernur se-Sulawesi bersepakat untuk terus melakukan koordinasi terkait langkah-langkah yang akan diambil dalam pencegahan dan penanganan penyebaran virus Corona.

BACA JUGA :  Meski Ijtima Ulama Dibatalkan, 8.000 Jamaah Tabligh dari Penjuru Dunia sudah Datang ke Gowa

“Akan dilakukan pengkajian mendalam tentang kebijakan pembatasan jumlah penerbangan dari dan ke Sulawesi terutama bagi Warga Negara Asing (WNA). Mengingat Sulawesi juga menjadi tujuan kunjungan WNA, baik dalam kunjungan wisata dan lainnya,” bunyi kesepakatan itu.(gto/hum)

Laporan : TIM

Silakan komentar Anda Disini....