Penutupan Pintu Masuk Perbatasan Sulteng-Gorontalo Dipersempit

Kepala Dinas Perhubungan Sulteng Sisliandy melakukan pengecekan pintu masuk itu bersama sejumlah forkompida dan OPD Sabtu (4/4/2020).

PALU, Kabar Selebes – Pemerintah Provisi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perhubungan sudah mulai menutup akses masuk dan keluar antar provinsi Sulawesi Tengah-Gorontalo di Kabupaten Parigi Moutong.

Pintu masuk itu berada di ujung utara Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulteng yang berbatasan dengan Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwanto, Provinsi Gorontalo.

Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah sebelumnya membuka waktu melintas di tempat ini mulai jam 6 pagi sampai 10 malam, kini juga makin dipersempit yaitu mulai dari jam 7 pagi sampai 5 sore.

BACA JUGA :  Antisipasi Covid-19, Poso City Mall Ditutup tapi Ancyra Hotel akan Tetap Beroperasi

Hal itu terungkap ketika Kepala Dinas Perhubungan Sulteng Sisliandy melakukan pengecekan pintu masuk itu bersama sejumlah forkompida dan OPD Sabtu (4/4/2020). Di perbatasan ini, terdapat personil gabungan yang terdiri dari unsur kesehatan, perhubungan, TNI-Polri dan pemerintah setempat.

“Di perbatasan ini setiap kendaraan yang akan lewat selalu diminta berhenti dulu kemudian para penumpang turun, dicek suhu tubuhnya dan cuci tangan,” kata Sisliandy.

BACA JUGA :  Kembali dari Perjalanan Dinas, 52 ASN di Morowali berstatus ODP Virus Corona

Tidak ketinggalan kendaraan yang membawa penumpang ikut disemprot cairan disinfektan supaya aman.

Meski begitu masyarakat yang melintas dalam pengamatan kadishub tidak mempermasalahkan dan tetap taat mematuhi.

“Kesadaran dan antusias masyarakat sudah tertanam berkat peran media sehingga ikut mengingatkan jaga jarak dan jaga kesehatan kepada petugas,” kata dia menggambarkan respon masyarakat yang sangat kooperatif.

BACA JUGA :  Cegah Covid-19, Pemda Sigi Dapat Bantuan dari Mercy Corps Indonesia

Dalam waktu dekat, Kadishub Sisliandy menambahkan akan melengkapi kebutuhan APD dan makan-minum petugas perhubungan yang bertugas di pos perlintasan.

Termasuk dukungan kepada dishub kabupaten/kota untuk membuat portal-portal perlintasan untuk mengamankan wilayahnya.

“Kami tetap menjaga dan mengantisipasi khususnya di titik-titik perbatasan antar provinsi,” tutupnya.(abd/hum)

Laporan : TIM

Silakan komentar Anda Disini....