Dua Penembak Polisi yang Tewas saat Kontak Tembak akan Dimakamkan di Poso

Ambulance yang membawa jenazah DPO Poso tiba di RSU Bhayangkara Palu.(Foto:Ifal)

PALU, Kabar Selebes – Dua jenazah DPO MIT yang tewas dalam kontak senjata di Kelurahan Kayamanya, Kabupaten Poso tiba di RS Bhayangkara Palu pada pukul 19.27 WITA yang dibawa menggunakan mobil ambulance.

Setelah tiba di RS Bhayangkara kedua jenazah langsung dilakukan otopsi oleh tim Inafis Polda Sulteng pada Rabu(15/4/2020) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, Kombes  Pol Didik Supranoto mengatakan untuk pemakan kedua jenazah tersebut pihak Polda Sulteng masih menunggu pihak keluarga.

BACA JUGA :  Kapolri Beri Kenaikan Pangkat kepada Anggota Polisi Korban Penyerangan Teroris di Bank Poso

“Di perkirakan keluarganya akan tiba di Palu besok pagi untuk mengambil kedua jenazah untuk dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halamannya berada di Poso,” kata Didik di RSU Bhayangkara Palu.

Sejauh ini pihak kepolisian belum mengetahui peran dari kedua pria ini. “Namun yang jelas mereka masuk dalam DPO dari 18 orang yang tersisa satu diantaranya menyerahkan diri beberapa waktu lalu,” lanjut Didik.

BACA JUGA :  Satu DPO MIT Poso Tewas Saat Kontak Tembak di Poso, Polda Sulteng : Berasal dari Ambon

Dengan tewasnya dua orang ini, kini jumlah DPO yang tersisa berjumlah 15 orang dari 18 orang setelah satu orang lainnya beberapa pekan sebelumnya menyerahkan diri.

“Ali alias Darwin Gobel di tahun 2017 pernah melakukan kejahatan yang sama dan divonis selama 2 tahun, namun tersangka bebas pada tahun 2019. Setelah bebas tersangka kembali bergabung dengan kelompok MIT,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kontak Tembak di Poso, Satu Anggota Satgas Tinombala Terkena Tembak

Barang bukti yang diamankan berupa satu unit senpi jenis FN, amunisi, satu unit handphone dan satu unit sepeda motor milik tersangka yang di pakai untuk  melakukan aksinya.

“Untuk barang bukti yang lain kami masih menunggu konfirmasi dari tim yang berada di Poso untuk melakukan penyelidikan,” tambahnya.(abd/rkb)

Laporan:Rifaldi Kalbadjang

Silakan komentar Anda Disini....