UMKM hingga Penyintas Terdampak Covid Terima Bantuan dari Dinas Sosial Kota Palu

  • Bagikan
Kepala Dinas Sosial Kota Palu Romi Sandi Agung .(Foto: Humas Pemkot Palu)

PALU, Kabar Selebes – Pemerintah Kota Palu melalui dinas Sosial itensifkan bantuan sosial kepada masyarakat kota Palu yang terdampak virus Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Palu Romi Sandi Agung selaku, bantuan ini merupakan hasil dari realokasi anggaran APBD Kota palu Tahun 2020 untuk penanganan aspek sosial dan pengaman sosial selama wabah corona.

Anggaran ini nantinya akan digunakan untuk belanja logistik kepada Korban terdampak covid-19 (ODP atau OTG), Peserta Padat Karya, Untuk penyintas kota Palu, dan juga Pelaku UMKM yang terdampak wabah Covid-19.

Untuk belanja logistik bagi warga Orang dalam Pengawasan dan Juga orang tanpa gejala akan diberi beras masing-masing 3 kaleng, dan juga minyak goreng.

“Buat keluarga pasien ODP dan OTG kita alokasikan untuk 1250 KK dan sementara kita sudah distribusikan kepada 5 KK atau 25 jiwa orang” Kata Romi saat menyampaikan materi diskusi virtual (Libu ntodea) Pada Jum’at (17/04/2020).

Lanjut dia, untuk peserta padat karya yang berjumlah 3.734 orang dan juga para pengawas yang berjumlah 92 orang, nantinya akan diberikan logistik berupa beras dan juga gula pasir.

“Untuk korban penyintas yang masih berada di shelter maupun huntara  nanti kita akan berikan beras dan juga Ikan kaleng,” lanjut dia.

Sementara itu 36.000 UMKM  di Kota Palu yang terdampak Covid-19 juga akan diberikan bantuan Logistik berupa beras dan juga Ikan kaleng.

Pada kesempatan itu Romi Juga menyampaikan bahwa, dana bansos tunai oleh pemerintah pusat,  sampai saat ini belum ada juknis yang diberikan oleh dinas Provinsi terkhusus untuk Kota Palu terkait pembagian itu.

“Ada bantuan selama 3 Bulan dari April hingga Juni yang akan diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar 600.000 ribu , terkhusus di Sulawesi Tengah ada 120.00 KK yang akan menerima, sampai sekarang kami belum mendapatkan juknis apapun terkait hal itu,” kata dia.

Hal ini dia sampaikan pasalnya, banyak warga kota Palu yang telah mengumpulkan KTP dan kartu keluarga kepada kelurahan setempat, padahal tidak ada edaran apapun terkait hal itu dari pihak pemkot.

Maka demikian, ia meminta bagi warga yang telah mengumpulkan KTP dan kk untuk bersabar, pasalnya Dinsos Palu hingga saat ini masih menunggu juknis dari pemerintah provinsi Sulteng dan Pusat.

“Jadi itu adalah hoax, karena tidak ada edaran apapun dari pemkot untuk syarat warga menerima bansos tunai dari pemerintah Pusat,” pungkasnya. (abd/ap)

Laporan : Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan