Ada Warga yang Positif Covid-19, Tim Gabungan Fokus Semprot Dua Kelurahan di Palu

Tim gabungan penyemprotan disinfektan Palu. (Foto:Humas)

PALU, Kabar Selebes – Walikota Palu diwakili Sekretaris Daerah kota Palu, H. Asri, SH melepas langsung tim gabungan penyemprotan disinfektan kota Palu pada Kamis, (23/4/2020).

Tim gabungan tersebut terdiri dari para personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kota Palu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Palu, dan PMI kota Palu.

Dalam arahannya, Sekkot Asri menyampaikan bahwa penyemprotan ini sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan di wilayah-wilayah rawan kota Palu.

BACA JUGA :  Jawa Barat Siaga 1 Corona!

“Kemarin malam saya melihat data, yang paling rawan itu kecamatan Tatanga khususnya kelurahan Boyaoge. Karena di daerah tersebut yang terkonfirmasi positif sudah lima orang,” ungkapnya.

Selain itu, katanya wilayah kota Palu rawan Covid-19 lainnya yaitu kelurahan Kamonji, karena yang terkonfirmasi positif sudah tiga orang.

“Jadi dua kelurahan ini sudah rawan Covid-19. Olehnya di wilayah kedua kelurahan itu kita semprot semua. Supaya virus ini tidak menyebar lagi ke wilayah-wilayah lainnya,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Satgas Relawan Covid-19 Desak Pemerintah Sulteng Segera Adakan Karantina Wilayah

Sekkot menyatakan rumah-rumah orang yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) diupayakan juga harus dilakukan penyemprotan disinfektan dalam radius 100 meter.

Disamping itu, katanya rumah-rumah ibadah juga harus disemprot karena masih ada sejumlah masyarakat melaksanakan Salat Berjamaah walaupun sudah ada himbauan dari MUI untuk meniadakannya.

“Masjid, gereja, maupun rumah-rumah ibadah lainnya perlu kita semprot juga. Kemudian tempat-tempat umum harus disemprot juga,” katanya.

Sekkot menginginkan agar dibuatkan jadwal penyemprotan di wilayah-wilayah yang telah disebutkan tadi, sehingga waktunya dapat diatur.

BACA JUGA :  Seorang Spesialis Pencuri Ternak di Palu Diringkus Polisi

“Marilah kita bekerja secara ikhlas, karena ini merupakan kerja kemanusiaan. Apalagi ini adalah bencana non-alam. InsyaAllah kita diberi perlindungan oleh Allah Swt meskipun jiwa kita sebenarnya juga terancam,” tandasnya.

Pelepasan tersebut dihadiri Ketua PMI kota Palu, Bpk. Syamsul Saifudin, MM yang juga selaku Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Palu, para pejabat BPBD kota Palu, dan perwakilan Damkar kota Palu.(ron/irw/juf/hdr/hum)

Laporan : Putra Yosvidar

Silakan komentar Anda Disini....