PW Ansor Sulteng Sarankan Karantina Wilayah di Morowali

Alamsyah Palenga

PALU, Kabar Selebes – Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Sulawesi Tengah menyarankan kepada Pemerintah Daerah Morowali untuk melakukan karantina wilayah. Hal itu terkait dengan adanya tiga karyawan PT IMIP yang saat ini berstatus PDP covid-19 berdasrkan hasil rapid test belum lama ini.  

“Saya menyarankan agar pemda kabupaten Morowali melakukan karantina wilayah sekarang juga,” tegas Ketua Wilayah Ansor Sulawesi Tengah Alamsyah Palenga Rabu, (29/4/2020).

Menurut Alamsyah, status kabupaten tersebut memang harus terus dipantau, sebab disana ada puluhan ribu pekerja lokal dan asing yang berinteraksi setiap harinya. Jika hal ini tidak diwaspadai, maka tidak menutup kemungkinan situasinya bisa berubah lebih mencekam dari yang kita pikirkan saat ini.

BACA JUGA :  Beredar Video PDP Poso Mengaku Kesehatannya Membaik dan Minta Warga Patuhi Aturan Pemerintah

“Bagaimana kalau itu positif hasil swapnya nanti?”tambah dosen F.MIPA Untad itu.

Kata dia, Pemerintah Daerah Morowali seharusnya sudah melakukan langkah-langkah cepat dan cermat, sehingga penyebaran wabah corona ini tidak meledak lebih luas.

“Coba bayangkan jika karyawan tersebut tinggal di luar area tambang dipemukiman warga sekitar. Itu artinya bahwa ada kontak dengan individu diperusahaan dan juga ada kontak diluar. Bila perlu pemerintah dan juga pihak perusahaan nikel itu, melakukan tes masal karyawan juga warga sekitar, biar lebih jelas,” urainya.

BACA JUGA :  Selama Covid-19, Polisi Poso Tangkap 9 Warga yang Mencuri Karena Susah Ekonomi

Hal lain perlu dibatasi kata Alamsyah yaitu, menghentikan perbedaan pendapat kaitannya dengan hasil raped test dan swap, sebab ini membingungkan masyarakat, baiknya fokus untuk penanganan yang lebih efektif, sehingga sejak dini hal ini bisa diatasi dengan tepat. (abd/srf)

Laporan : Syarif Latadano

BACA JUGA :  Imam Masjid dan Pegawai Syara di Sigi dapat Bantuan Disinfektan dan Masker dari BAZNAS