Kurangi Jam Kerja, Pemkot Palu Berikan Sembako kepada Peserta Padat Karya Palu

Walikota Palu HIdayat memberikan paker sembako kepada peserta Padat Karya.(Foto:Humas)

PALU, Kabar Selebes – Guna meringankan beban kebutuhan ekonomi para pekerja Padat Karya di Kota Palu selama pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Palu memberikan sembako kepada mereka.

Paket sembako diberikan kepada 92 pengawas dan 3.734 anggota Padat Karya se-kota Palu oleh Walikota Palu Drs. Hidayat M.Si beserta Kepala Dinas Sosial Palu Romy Sandi Agung di Ruang Rapat Bantaya Kantor Walikota pada Selasa (5/5/2020).

BACA JUGA :  Kehadiran Hari Pertama Kerja 98 Persen, Pemkot Palu Apresiasi Kepatuhan ASN

Paket sembako yang diberikan berupa beras 5 kg dan gula pasir 1 kk.

Dalam kesempatan itu, walikota menyatakan bersedia dihujat dengan berbagai macam stigma dari masyarakat. Terkhusus untuk penanganan kebencanaan, mulai dari gempa 2 tahun silam ia terbuka untuk menerima berbagai macam masukan.

“Asalkan tolong jangan dulu membuat kalimat-kalimat yang menyebabkan ketakutan di tengah masyarakat,” harapnya.

Selain itu Walikota Hidayat juga meminta anggota program padat karya agar menghindari berkumpul-kumpul dan untuk sementara pekerjaan padat karya harus dihentikan.

BACA JUGA :  Tembus 27 Orang, Tiga Pasien Positif Corona di Sulteng Baru Kembali dari Luar Daerah

Pemotongan Gaji kepada peserta padat padat karya juga diberlakukan. Jika sebelumnya gaji yang diberikan berjumlah 500 Ribu rupiah, maka untuk sekarang berjumlah 250 Ribu rupiah.

Pemotongan ini sejalan dengan jam kerja yang akan diberlakukan peserta padat karya, dimana sebelumnya mereka bekerja lima hari dalam seminggu, sementara saat ini dengan gaji Rp. 250 ribu Padat Karya hanya bekerja dua hari dalam seminggu.

BACA JUGA :  Wakil Wali Kota Lantik Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim Kota Palu

Hidayat mengatakan dana pemotongan ini nantinya akan dialokasikan untuk berbagai program lainnya selama masa pandemi covid-19.

“Dananya kita alokasikan ke berbagai program lain seperti pendidikan gratis mulai dari TK hingga SMP, penambahan jam pelajaran agama, layanan Puskesmas gratis, hingga menanggulangi BPJS kesehatan masyarakat kota Palu,” pungkasnya.(abd/ap)

Laporan : Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini....