Pusdatina Covid-19 Sulteng Sesalkan Bocornya Hasil Swab dari Laboratorium

PALU, Kabar Selebes – Bocornya hasil swab Polymerase Chain Reaction (PCR) dari UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Sulawesi Tengah ke publik, disesalkan pihak Pusat Data dan Informasi Bencana (Pusdatina) Covid-19 Sulteng. Harusnya, data medis itu tidak beredar luas di masyarakat karena melanggar standar operasional prosedur (SOP).

Juru Bicara Pusdatina Covid-19 Sulteng Moh. Haris Kariming Ini menyesalkan hal itu terjadi. Menurut Haris, beredarnya hasil lab pasien covid-19 Sulteng itu melanggar SOP karena itu adalah rahasia medikal.

BACA JUGA :  BI Sulteng Salurkan Bantuan Senilai Rp100 Juta

“(Itu) Sudah tidak sesuai SOP, rahasia medik diinfo ke publik tanpa ada kejelasan maksud dan tujuan resmi untuk apa? yang jelas hal ini adalah perbuatan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan Kadis Kesehatan Provinsi akan evaluasi terkait bocornya info ini,” tegas Haris, Kamis (7/5/2020).

Sebelumnya, sebuah laporan hasil uji laboratorium Covid-19 Dinas Kesehatan Sulteng beredar di masyarakat Rabu (6/5/2020).

BACA JUGA :  Pertamina Serahkan 10.000 Paket Sembako ke Posko Satgas Bencana Nasional BUMN di Sulawesi Tengah
CamScanner 05-06-2020 16.33.20

Hasil uji laboratorium itu yang ditandatangani Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulteng, Rudianto SKM, melaporkan hasil pemeriksaan laboratorium covid-19 di laboratorium biologi molekuler UPT Laboratorium Kasehatan Provinsi Sulawesi Tengah dengan menggunakan metode RT-PCR terhadap 14 sampel yang diterima tanggal 4-5 Mei 2020.

Hasilnya, dari 14 sampel dari seluruh kabupaten dan kota itu, ada enam orang yang dinyatakan positif covid-19. Dari enam orang itu, empatnya berasal dari Kabupaten Tolitoli dan dua orang dari Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan.(abd)

BACA JUGA :  Ampuh, 28 Warga Dinyatakan Positif di Sulteng Gara-gara Ambil Suket Covid-19 Keluar Kota

Laporan : Abdee Mari

Silakan komentar Anda Disini....