Fosma Sulteng Bagikan Tiga Ribu Paket Sembako dan Takjil Bagi Kaum Dhuafa

PAKET bantuan yang dibagikan Fosma Sulteng, penyalurannya dengan sistem door to door, agar bantuan efektif dan tepat sasaran. Selama Ramadan, Fosma Sulteng menargetkan akan membagikan 3 ribu paket bantuan berupa bahan makanan.

PALU, Kabar Selebes – Sejak awal hingga menjelang etape kedua (hari ke-20) bulan suci Ramadhan, Ketua Forum Silaturahim Muslimah (FOSMA) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, akan membagikan ribuan paket bantuan Sembako dan Takjil di seantero wilayah Kota Palu.

“Insya Allah target kita akan membagikan 3 ribu paket. Alhamdulillah, sampai dengan saat ini Senin (11/05/2020), kami telah membagikan sekitar 500 paket bantuan,”ungkapnya.

BACA JUGA :  Sempat Dirawat di Palu, Dua Pasien Poso Klaster Gowa Kini Sembuh dari Covid-19

Sasaran pembagian paket adalah kaum dhuafa yang sangat terdampak akibat Covid-19. Menurut Wiwik, saat pembagian paket, banyak ditemukan kisah-kisah haru, dari pengakuan para penerima paket tersebut.

“Ada beberapa yang mengaku, belum menerima paket bantuan. Kata mereka, di saat bukan musim wabah pun sudah susah cari makan, apalagi dalam kondisi saat ini,”tuturnya menirukan pengakuan penerima paket bantuan.

Daerah-daerah yang telah menjadi sasaran pembagain paket, yakni Birobuli Selatan, Tatura Selatan, Pengawu, Duyu, Boyaoge, Petobo dan Kelurahan Talise, serta beberapa di Kelurahan Tondo.

BACA JUGA :  Pemkot Palu Diminta Jangan Persulit Pengurusan Dokumen Kepemilikan Lahan

Agar penyaluran paket efektif dan tepat sasaran, Wiwik bersama pengurus Fosma mendatangi langsung atau dengan sistem Door to door dengan yang berhak menerima.

Yang unik, isi paket yang dibagikannya adalah paket bahan makanan mentah, yakni cabe, bawang merah, bawang putih, sayur mayur, minyak goreng dan gula.

“Bahan-bahan ini, kami beli dari pedagang kecil di pasar dan dibagikan kepada rakyat kecil. Kami beli di pasar, juga untuk membantu pedagang yang juga mengaku sangat terdampak Covid-19. Mereka mengaku omsetnya sangat turun, sehingga insya Allah cara ini, bisa ikut menggairahkan dan menggerakkan ekonomi, walaupun mungkin tidak signifikan,”pungkas Wiwik yang juga ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng.(abd/sob)

BACA JUGA :  Polisi Buru 3 Debt Collector Penganiaya Karyawan Toko di Palu

Laporan : Mohammad Sobirin

Silakan komentar Anda Disini....