Terdampak Covid-19, Sebelas Ribu Warga Poso Terima Bantuan Sosial Tunai

suasana warga Poso penerima BST menunggu antrian pengambilan di kantor Pos

POSO, Kabar Selebes– Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Poso, Sulteng menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga Poso terdampak covid-19.

Dari data penerima BST di Poso, tercatat sebanyak sebelas ribu Kepala Keluarga (KK) menerima bantuan uang tunai senilai Rp.600 ribu.

BST tersebut dilakukan Pemda Poso selama tiga bulan dikhususkan bagi warga Poso terdampak covid-19, yang tercatat berhak menerimanya.

Baru-baru ini untuk memastikan BST tepat sasaran ke penerima manfaat, saat digelarnya launching Bupati Poso, Darmin Sigilipu ikut melakukan pemantauan langsung proses pembayaran BST yang disalurkan melalui pihak PT Pos Indonesia Cabang Poso, Jumat lalu 15 Mei 2020.

BACA JUGA :  Tidak Terdata Sebagai Penerima Bansos, Pengacara YAMS Dampingi Warga Poso

Dalam launching itu, Bupati Poso didampingi Dandim1307 Poso, Letkol Inf Catur Sutoyo, Kapolres Poso, AKBP Darno serta pejabat di lingkungan Kejaksaan Negeri Poso hadir melihat proses penyaluran BST.

Darmin Sigilipu mengatakan, penyaluran khusus BST ini perlu disyukuri, pada awalnya pihak Kementerian Sosial hanya menyetujui sekitar enam ribu KK lebih penerima manfaat yang menerima di wilayah Poso. Namun, berkat upaya dan lobi-lobi Pemda Poso pihak Kementerian Sosial akhirnya menyetujui usulan Pemda Poso dan menetapkan sekitar sebelas ribu KK penerima manfaat BTS untuk Kabupaten Poso

“Jumlah keluarga penerima manfaat di Kabupaten Poso sebanyak 11 ribu lebih dari sebelumnya hanya enam ribu lebih. Ini semua berkat upaya kita dan dukungan semua pihak sehingga pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial menyetujui dan menetapkan penerima manfaat sebanyak ini,” ucapnya.

BACA JUGA :  Didampingi Pengacara YAMS, 22 Warga Poso Tidak Terdata Akhirnya Terima Bansos

Darmin berpesan, untuk warga yang terima BST agar dana sebesar Rp 600 ribu perbulan yang diterima oleh keluarga penerima manfaat dan diterima selama tiga bulan, dapat digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan dasar.

“Gunakalah dana yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan pokok, jangan dibelikan pulsa atau rokok,” pesan Darmin.

Darmin menambahkan, kepada masyarakat yang belum terdata namun berhak menerima bantuan, nantinya akan mendapatkan bantuan melalui anggaran yang bersumber dari APBD 1 dan APBD 2 Kabupaten Poso.

BACA JUGA :  Tidak Terdata Sebagai Penerima Bansos, Pengacara YAMS Dampingi Warga Poso

“Nanti anggaran dari APBD 1 dan APBD 2 akan digabung sehingga penerima manfaat bisa mendapat bantuan yang sama yakni sebesar Rp 600 ribu,” jelasnya.

Perlu diketahui bantuan BST untuk warga Poso merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat, akibat adanya bencana kesehatan virus corona.

Salah satu warga Poso penerima BST mengaku bersyukur dan senang, karena bisa terbantu memenuhi kebutuhan di hari raya idul fitri 1441 hijirah.

“Allhamdulilah kami senang sekali, bisa dapat bantuan dari pemerintah disaat kondisi pandemi corona,” ungkap mbah Bari, Minggu (17/5/20).(abd/rdm)

Laporan : Ryan Dharmawan

Silakan komentar Anda Disini....