Jika Tak Bisa Tunjukkan Hasil Rapid Test, Warga Luar Palu akan Disuruh Pulang

oleh -
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menyerahkan 1000 kit rapid test kepada pemerintah Kota Palu pada Minggu (31/05/2020).

PALU, Kabar Selebes – Pemerintah Kota Palu akan memperketat masuknya warga dari luar ke Kota Palu melalui perbatasan. Bagi warga Palu yang kembali dari kawasan zona merah akan menjalani rapid test di perbatasan.

“Setiap warga kota Palu yang datang dari luar daerah akan di rapid test terlebih dahulu di pintu perbatasan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Palu, dr Rochmat Selasa malam  (01/6/2020).

Sementara, bagi warga yang berasal dari luar daerah yang akan memasuki Kota Palu, harus menunjukan bukti bebas corona dari pemerintah setempat.

“Jika tidak ada menunjukan bukti rapid test langsung disuruh putar balik (pulang, red),” kata dia.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menyerahkan 1000 kit rapid test kepada pemerintah Kota Palu pada Minggu (31/05/2020).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kadis Kesehatan Sulteng dr Reny Lamadjido kepada dr. Rochmat selaku perwakilan dinkes Palu, yang juga merupakan Juru bicara satgas covid-19 Kota Palu.

Pemberian alat rapid test merupakan salah satu upaya dari dinas kesehatan Provinsi Sulteng untuk memastikan perkembangan covid-19 di Kota Palu yang sudah masuk dalam zona merah.

dr. Rochmat saat dikonfirmasi KabarSelebes.ID mengatakan, alat rapid test yang berjumlah 1.000 kit tersebut akan ditempatkan di tiap posko perbatasan.

Pada rapat evaluasi penanggulangan covid-19 sebelumnya, pemerintah kota Palu bersepakat akan tetap melakukan pemeriksaan yang ketat terutama di pintu masuk selama 2 minggu ke depan. Hal ini masih diberlakukan guna mencegah penyebaran covid-19 Kota Palu yang tertanggal berita ini diterbitkan bertahan di angka 19 Kasus. (abd/ap)

Laporan : Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 2.537 times, 2 visits today)