Umat Hindu di Palu Mulai Persiapkan Protokol Kesehatan Covid-19 Untuk Persembahyangan Bersama di Pura

  • Bagikan
Lantai peribadatan di Pura Agung Wanakerta jagatnatha Palu setiap 1 Meter diberi tanda putih menyerupai bunga, sebagai penanda untuk menjaga jarak umat yang akan melaksanakan ibadah sesuai protokol covid-19. (Foto: Adi Pranata/kabarselebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Sudah hampir 2 bulan umat Hindu di Palu hanya melaksanakan ibadah dari rumah karena virus corona. Hari-hari besar seperti bulan purnama yang biasanya umat ramai untuk hadir di pura beberapa pekan ini hanya dilaksanakan oleh pengurus pura dengan ala kadarnya.

Melihat perkembangan kasus corona kota Palu yang minim penambahan, serta beradasar edaran menteri agama bertanggal 29 Mei 2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan rumah ibadah, beberapa persiapan mulai dilakukan pengurus Pura Agung Wana Kerta Jagatnatha Palu untuk siap kembali melaksanakan persembahyangan bersama.

Persiapan yang dilakukan diantaranya ialah mengatur jarak bagi setiap masyarakat yang akan melaksanakan peribadahan. Adapun nantinya masyarakat wajib menjaga jarak setiap 1 meter ketika  beribadah.

“Sebagai penanda kemarin sudah digambar tanda bunga, jadi yang ada gambar bunga tidak boleh di duduki oleh umat,” ujar Nyoman Dwinda Selaku Ketua PHDI Kota Palu Pada Sabtu (6/6/2020).

Lanjutnya, karena jarak yang sudah diatur demikian, persembahyangan pada hari besar nanti akan diatur berdasarkan shift, melihat situasi yang terjadi di lapangan.

Pantauan KabarSelebes.ID, pengurus Pura juga sudah menyediakan wastafel pencuci tangan bagi umat yang melaksanakan ibadah nantinya.

Penyediaan wastafel pencuci tangan bagi Umat yang akan melaksanakan persembahyangan ditengah pandemi virus corona.

Selain itu ada beberapa hal lainnya yang diatur, diantaranya ialah, masyarakat wajib menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh, serta umat balita dan lansia tidak diperbolehkan untuk ke Pura.

Nyoman Dwinda mengatakan, beberapa rancangan ini akan dilaporkan terlebih dahulu untuk mendapat izin dari pemerintah setempat untuk membuka rumah ibadah.

Perizinan ini wajib dimiliki berdasarkan edaran Pemerintah kota Palu bernomor 450/0977/KESRA/2020 tentang penyelenggaraan keagamaan di rumah Ibadah, dimana Surat keterangan rumah ibadah aman dari Covid-wajib dikantongi oleh pengurus.

“Persiapan ini akan dikirim ke gugus tugas Covid-19, Semoga pada bulan purnama nanti masyarakat sudah bisa melaksanakan persembahyangan bersama,” demikian Dwinda. (abd/ap)

Laporan : Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan