Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Poso Telah Sembuh, Masyarakat Jangan Terlena

oleh -
Seorang petugas medis di ruang isolasi RSUD Poso.(Foto:Ryan)

POSO, Kabar Selebes– Pasien positif covid-19 di Kabupaten Poso, Sulteng kini telah nol kasus. Seluruh pasien covid-19 yang dirawat di RSUD Poso telah dipulangkan.

Data itu dirilis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Poso tertanggal Sabtu 13 Juni 2020.

dr.Marwan Neno Jubir Gugus Tugas Penanganan covid-19 membenarkan, pasien positif di RSUD Poso telah kosong dan semuanya telah sembuh berdasarkan hasil evaluasi Swab PCR.

Marwan mengatakan, setelah menerima hasil evaluasi Swab dari laboratorium Makassar ada ketambahan satu orang pasien corona yang dinyatakan sembuh.

Pasien covid-19 yang sembuh itu yakni pasien 03 pria AW (11) warga Kecamatan Poso Kota Utara, AW merupakan pasien covid-19 terlama yang di rawat di RSUD Poso selama lima puluh dua hari.

Sebelumnya tanggal 7 Juni 2020 ada tiga pasien yang dirawat di RSUD Poso terlebih dahulu dipulangkan, setelah dinyatakan sembuh dari covid-19 berdasarkan hasil evaluasi swab.

Ketiga pasien itu adalah pasien 010 pria I asal Kecamatan Pamona Selatan, pasien 011 wanita I (45) dan pasien 012 pria R (5) asal Kecamatan Lore Utara. Pasien 011 dan 012 merupakan ibu dan anak.

Dari 12 kasus covid-19 semuanya telah sembuh dengan rincian sepuluh pasien dirawat di RSUD Poso dan dua pasien dirawat di RSUD Anutapura Palu, kini pasien positif covid-19 di Kabupaten Poso nol kasus.

dr.Marwan menambahkan, saat ini pihaknya telah mengirim 59 spesimen untuk di uji hasil swab di laboratorium Makassar. 59 spesimen itu berasal dari 54 orang tanpa gejala (OTG) ditambah beberapa pasien orang dalam pengawasan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

“Kita menunggu perkembangan hasil dari 59 spesimen yang di kirim ke Makassar,” ucapnya kepada sejumlah wartawan melalui sambungan telephone di posko jurnalis covid-19.

dr.Marwan berharap, meskipun kasus covid-19 nol kasus, pihaknya meminta masyarakat jangan terlena dan jangan acuh, karena masih banyak masyarakat yang sudah berkumpul sudah pergi kemana-mana tanpa ikuti protokol kesehatan.

Kata Marwan, new normal itu bukan berarti masyarakat sudah bebas, justru new normal itu yang biasanya tidak pakai masker harus pakai masker, yang biasanya berkumpul harus jaga jarak.

“Kalau bisa masyarakat jangan terlena tetaplah ikuti anjuran protokol kesehatan,” harap Marwan.(abd/rdm)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 578 times, 1 visits today)