PPS di 170 Desa di Poso Ikut Bimtek Verifikasi Faktual Dukungan Bakal Calon Perseorangan

oleh -
Budiman Maliki

POSO, Kabar Selebes – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 170 desa dan kelurahan   di 19 kecamatan.

Bimtek tersebut dilakukan KPU Poso melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Poso.

Bimtek akan dilaksanakan selama dua hari terhitung sejak Kamis 18-19 Juni tahun 2020.

“Kami melakukan bimtek bagi PPS guna menyegarkan kembali pengetahuan dan memberi penguatan wawasan terkait tahapan Pilkada 2020,” kata Ketua KPU Poso, Budiman Maliki diruang kerjanya, Kamis (18/6/2020).

Menurut Budiman, pasca dimulainya kembali tahapan Pilkada 2020 yakni verifikasi faktual dukungan terhadap bakal calon perseorangan kepala daerah, dalam bimtek itu pihaknya memberikan arahan, pengetahuan dan tata cara bagi para penyelenggara terkait dengan verifikasi faktual dokumen dukungan bakal calon perseorangan kepala daerah.

“Bimtek itu dilakukan oleh PPK dan diikuti seluruh PPS yang ada di 170 desa dan kelurahan,” jelasnya.

Budiman menambahkan, usai mengikuti bimtek tersebut para PPS yang ada di 170 desa dan kelurahan, selanjutnya para PPS akan melaksanakan salah satu tahapan yakni verifikasi faktual dokumen dukungan bagi bakal calon perseorangan kepala daerah.

“Sesuai jadwal tahapan verifikasi faktual akan dilakukan mulai 24 Juni hingga 12 Juni 2020 atau selama 14 hari, di 170 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Poso,” sebutnya.

Kata Budiman, dalam verifikasi faktual itu, para PPS akan melakukan crosscheck terhadap syarat dukungan terhadap bakal calon perseorangan kepala daerah kepada warga yang ada di wilayahnya masing-masing.

Selain itu Budiman berharap, tahapan pilkada yang dilakukan dapat berjalan dengan baik sehingga pelaksanaan Pilkada yang demokratis dan berintegritas dapat terwujud.

“Verifikasi faktual tersebut dilakukan untuk memeriksa kembali kebenaran dukungan dari warga kepada bakal calon perseorangan kepala daerah sesuai syarat yang ditentukan dalam aturan perundang-undangan yang berlaku dalam tahapan Pilkada 2022,” pungkasnya.(abd/rdm)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 61 times, 1 visits today)