Ibadah Bersama Umat Hindu Kota Palu di Tengah Pandemi

oleh -
Umat hindu melakukan peribadatan memperingati Hari Tilem di Pura Agung Wana Kertha Jagad Natha Palu. Sabtu (20/06/2020). Kegiatan beribadah tetap merujuk pada protokol kesehatan covid-19 dan jarak antar masyarakat yang beribadah dibatasi hingga 1 meter .(Foto:Adi Pranata/kabarSeleebs.id)

PALU, Kabar Selebes – Ratusan umat Hindu di Kota Palu mulai kembali melakukan Ibadah bersama di Pura pada Sabtu (20/06/2020). Untuk pertama kalinya masyarakat hindu Kota Palu melakukan ibadah bersama di Pura, dimana sebelumnya, hampir 3 bulan lebih ibadah hanya dilakukan di rumah masing-masing mengingat ancaman virus corona.

Meski pemerintah Kota Palu telah memperbolehkan melakukan ibadah bersama, sesuai edaran gugus tugas penanganan covid-19,  sembahyang bersama dengan orang banyak di rumah Ibadah, harus memenuhi prosedur kesehatan yang ketat.

Dengan adanya ketentuan tersebut, maka pengurus pura Agung Wana Kertha Jagat Natha Palu, telah menyiapkan segala prasarana sesuai dengan prosedur kesehatan covid-19.

Kesiapan itu dilakukan antara lain, mempersilahkan umat yang hendak beribadah mencuci tangan, dan melakukan cek suhu badan menggunakan Thermo Gun.

Karena ramai untuk menghindari umat terpapar virus saat beribadah, pengaturan jarak saat beribadah pun ditentukan hingga 1 meter sesuai dengan protokol kesehatan.

Selain itu, untuk menghindari masyarakat yang membludak ketika hendak beribadah, maka pelaksanaaan persembahyangan bersama seperti di Hari Tilem (bulan mati), bulan purnama, dan hari raya besar lainnya, maka sistem shift diberlakukan.

Pengaturan shift telah diatur oleh pengurus pura, dimana umat akan melaksanakan ibadah di pagi hari, sore dan malam hari.

I Nyoman Dwinda selaku ketua Parisada Hindu Dharma Kota Palu menyatakan, sebelumnya ketika hari besar seperti Purnama dan Tilem, tidak ada persembahyangan di Pagi hari. “Sekarang hal tersebut harus dilakukan untuk menghindari terlalu banyak umat  yang hadir secara bersamaan,” ungkapnya.

Petugas pura (pecalang) sedang memeriksa suhu warga yang hendak beribadah menggunakan alat thermo gun, di Pura Agung Wana Kerta Jagat Natha Palu. Sabtu. (20/06/2020). Umat hindu yang hendak melakukan persembahyangan bersama di Pura, sesuai protokol kesehatan, wajib diperiksa suhu badan guna mencegah penyebaran virus Covid-19.
Seorang umat Hindu hendak mencuci tangan sebelum beribadah di Pura Agung Wana Kertha Jagat Natha Palu. Sabtu (20/06/2020). Sesuai anjuran satgas Covid-19, Pembukaan kembali rumah ibadah dengan jumlah banyak ditengah Virus Corona, harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Ia mengaku berbangga, pasalnya untuk pertama kali kini umat hindu di kota Palu bisa beribadah bersama di Pura.

“Kita bisa bertatap muka dengan teman-teman kita semua, tentu yang paling penting kita bisa langsung datang menghaturkan puja dan puji bakti  kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan YME),” katanya.

Demikian ia merasa bahagia karena kesempatan untuk beribadah telah didapat kembali melalui prosedur kesehatan Covid-19.

Meski telah diperbolehkan untuk melakukan persembahyangan lanjutnya, masyarakat diimbau untuk tidak membawa anak-anak bayi ketika datang ke Pura beribadah. Hal ini ia katakan pasalnya, anak-anak merupakan kelompok yang rentan terpapar virus corona.

Ia mengharapkan umat untuk tetap wasapada pasalnya penambahan jumlah kasus covid-19 semakin hari terus bertambah.

“Demikian tempat ibadah sudah ditata sedemikian rupa agar kita tetap bisa berjaga jarak satu sama lain, jangan sampai kalau ada yang terpapar, tidak sampai terjangkit satu sama lain,” tandasnya. (abd/ap)

Laporan : Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 373 times, 1 visits today)