Perdagangan Dalam Negeri Jatim Capai Rp 39,1 T di Tengah Pandemi COVID-19

oleh -
Gubernur Khofifah (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

Surabaya, Kabar Selebes – Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur. Kunjungannya ini untuk melihat penanganan COVID-19 di Jatim, di mana angkanya mencapai 10.282 pasien yang terkonfirmasi Corona.

Dalam kunjungan Jokowi, Gubernur Khofifah Indar Parawansa memaparkan berbagai upayanya hingga bagaimana kondisi Jatim di tengah pandemi COVID-19.

Khofifah menyebut Jatim memiliki kontribusi 20,70% di sektor perdagangan secara nasional. Sementara untuk perdagangan dalam negeri, Jatim meraup Rp 39,15 triliun.

“Kinerja perdagangan barang dan jasa sendiri Jatim saat ini masih berkontribusi 20,70 persen secara nasional. Kami ingin melaporkan bahwa nilai ekspor perdagangan dalam negeri Jatim triwulan 1 sebesar Rp 39,15 triliun,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (25/6/2020).

Tak hanya itu, Khofifah mengatakan capaian ini merupakan buah dari optimalisasi misi dagang yang dilakukannya antarprovinsi. Khofifah menyebut di Indonesia Timur, ada 16 provinsi yang bergantung kebutuhan logistiknya pada Jatim.

“Kami memang memaksimalkan misi datang antar provinsi, ada 16 provinsi di Indonesia Timur, logistiknya sangat banyak bergantung dari Jatim, kami sangat menjaga produksi padi, produksi telur, produksi daging,” imbuhnya.

Sedangkan di tengah pandemi ini, Khofifah mengatakan perdagangan terus berjalan secara virtual. Khofifah menaksir hingga Desember 2020, Jatim bisa meraup Rp 156,6 Triliun dari perdagangan dalam negeri.

“Dalam pendemi COVID-19, kami melakukan misi dagang secara virtual. Kami melaporkan Rp 39,15 triliun, maka di akhir Desember ini kemungkinan kami bisa mencapai Rp 156,6 triliun ini kalau dibanding tahun lalu kita bisa mencapai Rp 185,7 triliun,” paparnya.

Sumber : Detik.com

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 23 times, 1 visits today)