Ma’ruf Amin: RI Masuki Bonus Demografi, Anak Muda Harus Hidup Tanpa Narkoba

oleh -
Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)

Jakarta, Kabar Selebes – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan dalam satu dekade ke depan Indonesia akan memasuki era bonus demografi. Karena itu, Ma’ruf menekankan generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan harus bebas dari narkoba.

“Indonesia, pada sisi lain sedang memasuki gerbang bonus demografi. Generasi milenial pada dekade mendatang akan muncul sebagai pengganti generasi saat ini,” ujar Ma’ruf saat menghadiri peringatan Hari Antinarkotika Internasional yang diselenggarakan oleh BNN secara virtual, Jumat (26/6/2020).

Ma’ruf menyebut generasi muda saat ini akan menjadi pemimpin di masa depan. Mereka harus sehat dan produktif. Ma’ruf mengimbau generasi milenial itu hidup bahagia tanpa narkoba.

“Mereka harus sehat dan produktif. Harus hidup 100 persen dan hidup bahagia tanpa narkoba,” katanya.

Oleh karena itu, Ma’ruf meminta seluruh lapisan masyarakat bekerja sama memerangi narkoba. Dengan demikian, generasi muda bisa selamat dari kejahatan narkoba.

“Mari kita bersama-sama menyelamatkan generasi masa depan. Menyelamatkan anak cucu kita. Menyelamatkan bangsa Indonesia dari kejahatan narkoba,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNN Heru Winarko juga memaparkan strategi yang dilakukan BNN dalam memerangi narkoba di Tanah Air. Seperti melakukan aktivitas yang memperlambat peredaran narkoba.

“Langkah strategis yang dilakukan BNN yang dilakukan dalam upaya perang melawan narkotika melalui strategi demand reduction merupakan aktivitas pencegahan agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan imun terhadap penyalahgunaan narkotika,” ujar Heru.

BNN juga melakukan aspek penegakan hukum yang tegas bagi sindikat pengedar narkotika. Heru menyebut upaya rehabilitasi juga dilakukan untuk para pengguna narkoba.

“Selain itu, melalui strategis supply reduction, yaitu aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam menangani sindikat narkotika. Selain itu, juga dilakukan upaya rehabilitasi bagi para pecandu dan penyalahgunaan narkotika sebagai bentuk konkret yang telah dilaksanakan dalam menunjang kepercayaan dari masyarakat,” jelasnya.

Sumber : Detik.com

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 6 times, 1 visits today)