DPRD Palu Minta Pemkot Evaluasi SOP Penjagaan Pasien Covid-19

oleh -
Muthmaina Korona

PALU, Kabar Selebes – Menyikapi kaburnya pasien terkonfirmasi Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu meminta Pemerintah Kota (Pemkot), khususnya Dinas Kesehatan mengevaluasi kembali Standar Operasional Prosedur (SOP) penjagaan di Rumah Sakit Anutapura dan Asrama Haji sebagai lokasi isolasi pasien.


“Kami menilai harus ada evaluasi SOP penjagaan, karena ini bukan pertama kalinya pasien kabur. Kalau perlu, dilakukan penambahan aparat Kepolisian di lokasi isoliasi pasien,”kata Mutmainah Corona, Ketua Komisi A DPRD Palu, Kamis (2/7/2020).


Menurutnya, jika pasien kabur pukul 01.00 dini hari, aritnya sudah ada pengamatan dari pasien sebelum melakukan aksinya.


Sehingga pengaman ekstra memang harus dilakukan.


Mutmainah, juga menyarankan beberapa point, agar dalam proses isolasi pasien terpapar Covid-19 dapat berjalan maksimal.


Diantaranya, menyangkut data pasien dan keluarganya dengan tujuan dapat mentracking penyebaran virus tersebut.


“Selain untuk penanganan pasien, data keluarga mereka juga dapat menjadi acuan pemerintah untuk memberikan pendampingan dan edukasi terkait penanganan virus ini. Karena pemerintah juga bertanggungjawab untuk memberikan perlindungan,” imbuhnya.


Penanganan secara komperhensif itu sangat diperlukan, sehingga permasalahan serupa tidak lagi terulang.


“Dalam waktu dekat kami akan evaluasi anggaran refocusing yang digelontorkan untuk penanganan Covid-19. Baik secara penggunaan anggarannya maupun realisasinya di lapangan sebagai komitmen kami dalam membantu penanganan pandemik ini,” tegasnya.


Laporan: Sobirin

Silakan komentar Anda Disini....