Soal Website UMKM Milik BRI, Begini Tanggapan Pelaku Usaha

oleh -

PALU, Kabar Selebes – Soal website Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM milik BRI Cabang Palu yang diberi nama pasarpalu.com, begini tanggapan para pelaku usaha.

“Adanya website itu, saya merasa tertolong karena usaha milik saya yang dulunya mengalami penurunan omset akibat virus corona, kini sudah lebih baik,” aku Fais Arfianto kepada KabarSelebes.ID, Senin (6/7/2020).

“Website milik BRI Cabang Palu itu sangat membantu. Bayangkan jika seluruh karyawan BRI di palu berbelanja di tempat saya, apalagi mereka butuh makan siang,” tambahnya.

Fais mengatakan, warung makan miliknya sebelum adanya website pasarpalu.com tidak mengalami pemasukan yang signifikan.

Ditambah lagi adanya virus corona yang menyebabkan warung makan miliknya kekurangan karyawan.

“Sebelum dinyatakan pandemik Covid-19 karyawan di tempat usaha milik saya sebanyak 30 orang. Sebelumnya usaha milik saya mengalami kendala, terutama dalam pengantaran pesanan yang alami kesulitan untuk mencari driver mengantarkan produk kepada para konsumen. Berbeda sekarang, sudah ada driver ojek online milik pasarpalu.com yang bisa mengantarkan produk saya,” kata Fais pemilik warung makan yang bertempat di Jalan Ahmad Yani Kota Palu.

Ia mengatakan, pemesanan melalui pasarpalu.com menjadi lebih mudah, hanya dengan satu kali “klik” pada link yang disediakan di laman website, pembeli langsung dihubungkan dengan nomor WhatsApp admin.

“Yang membedakan dari aplikasi jualan lainnya, kita dapat langsung terhubung dengan nomor Whatsapp konsumen. Jadi disana kita bisa broadcast,” jelasnya.

Lanjut Fais mengatakan, setelah menjual di website pasarpalu.com, dirinya bisa mendapatkan pemasukan tambahan, mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta dalam sehari.

Hal yang sama juga dirasakan Nia, salah satu penjual balon di Jalan Nunu Kota Palu yang mengaku dalam sehari mendapatkan pemasukan hingga Rp 300 ribu.

“Setelah adanya Covid19, dalam sehari saya hanya mendapatkan Rp 45 ribu, kadang Rp 90 ribu, kadang pula Rp 75 ribu, dan paling tinggi Rp 100 ribu,” akunya.

Nia yang kesehariannya menjual balon gas setiap kali ada kegiatan ceremony suatu intansi mengaku, dengan mendapat binaan dari pihak BRI, perlahan-lahan telah bangkit.

“Perlahan-lahan pemasukan saya sudah membaik,” ungkapnya.

Sejak Juni, Sudah Ada 225 Pelapak Terdaftar di Pasarpalu.com

Kepala BRI Cabang Palu, Ekwan Darmawan kepala cabang BRI Kota Palu menyebutkan, hingga akhir Juni, sudah ada 225 pelapak yang terdaftar di website pasarpalu.com.

Bahkan, jumlahnya diperkirakan masih bisa bertambah dan tetap dibuka, meskipun para pelaku usaha belum terdaftar sebagai nasabah BRI Cabang Palu.

“Pendaftar dapat menghubungi akun resmi Instagram kami. Nanti akan ditindak lanjuti oleh admin,” imbuhnya.

Bagi para pelaku usaha yang ingin akan mendaftar kata dia, diwajibkan untuk memiliki aplikasi WhatsApp, mendaftarkan diri sebagai nasabah BRI, dan bisa mengoperasikan website pasarpalu.com.

“Jika masih mengalami kesulitan dalam mengopersikan website, kami akan melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha,” jelasnya.

Ia mengatakan, program tersebut akan terus dikembangkan, dan hingga saat ini diseluruh Indonesia telah ada 3000 lebih UMKM yang dibina oleh BRI melalui aplikasi serupa. (rlm/ap/fma)

Laporan: Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 69 times, 1 visits today)