Kemendikbud Bantu UKT kepada 3.299 Mahasiswa Untad yang Terdampak Covid-19

oleh -
Dr. Ir. Sagaf, MP

PALU, Kabar Selebes – Untuk meringankan beban mahasiswa yang terdampak sebab adanya virus corona, pihak Kementrian pendidikan dan kebudayaan (Kemendibud) memberikan kuota bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada sebanyak 3.299 mahasiswa.

Hal tersebut diungkapkan Dr. Ir. Sagaf, MP selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan melalui siaran persnya pada Senin (6/7/2020).

Pada keteranganya Sagaf menyatakan, bantuan tersebuut akan didistribusikan kepada mahasiswa dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) .

“Bantuan UKT/SPP tersebut hanya diperuntukan bagi mahasiswa untad yang sedang menempuh pendidikan di Semester 3,5, dan tujuh,” ungkap Sagaf di ruangannya.

Lanjutnya, hasil bantuan ini didapatkan setelah pada 2 juli 2020 kemarin, pihaknya mengdakan rapat bersama kemendikbud.

“Adapun besaran bantuan yang akan diberikan yakni berjumlah Rp.2.400.000/mahasiswa selama satu semester,” ungkapnya.

Ia mengatakan, jumlah kuota yang Untad terima sedikit lebih banyak dibandingkan dengan universitas lainnya,  sebab pertimbangan mahasiswa Untad yang telah terdampak secara ekonomi saat gempa pada tahun 2018 ditambah dengan adanya pandemi covid-19.

bantuan tersebut Lanjutnya,  akan didistribusikan ke semua fakultas termasuk di wilayah Untad cabang Morowali dan Touna sebanyak 10% kepada mahasiswa kategori berprestasi.

Sementara itu, mahasiswa harus memenuhi beberapa syarat untuk menerima bantuan Kartu Indonesia Pintar. Persyaratan yang mengatur antara lain, Surat terdampak covid-19 dari sisi ekonomi, serta surat keterangan Ekonomi lemah.

Demikian, apabila mahasiswa telah memenuhi syarat yang dimaksud, pihak Universitas akan memprioritaskan untuk segera menerima bantuan UKT/SPP dalam bentuk KIP dari Kemendikbud. (abd/ap)

Laporan: Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 147 times, 1 visits today)