Terseret Arus Usai Mendaki, Anggota Mapala Sagarmatha Ditemukan Meninggal dan Terapung di Sungai Sumara Morut

oleh -
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban Moh. Faisal dari sungai.(Foto: KPA Morut)

PALU, Kabar Selebes – Seorang anggota Mahasiswa Pencinta  Alam (Mapala) dari Sagarmatha Fakultas Pertanian Untad Palu,  bernama Moh. Faisal yang dinyatakan hilang sejak tanggal 6 Juli 2020, akhirnya ditemukan. Mahasiswa Jurusan Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Untad Palu itu ditemukan terbawa arus Sungai Lembah Sumara Desa Sumari Jaya Kecamatan Soyojaya Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (10/7/2020).

SAR Mission Coordinator (SMC) Basarnas Palu, Basrano mengatakan, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban Moh. FaisaL pada pada pukul 10.40 Wita dengan jarak 3.92 KM dari lokasi kejadian, dan selanjutnya dievakuasi di Puskesmas Soyojaya pada pukul 11.30 Wita,” kata Basrano, Jumat.

Penemuan korban ini setelah SAR Rescue Unit (SRU) 1 melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai sejauh 7.1 KM dari titik koordinat. Sementara SRU 2 dan SRU 3 melakukan pencarian dengan menyisir berlawanan aliran sungai sejauh 7.1 km. Bersamaan dengan itu, SRU 4 melakukan pencarian dengan menyisir berlawanan aliran sungai sejauh 11.2 KM dari titik koordinat.

Ketua Umum Mapala Sagarmatha, Muh Rifai mengatakan korban  Moh Faisal anggota Mapala Sagarmatha pada Senin 6 Juli 2020 pukul 14.00 Wita melakukan penyeberangan di Sungai Busanga, setelah usai melakukan pendakian dari puncak Gunung Tambusisi yang memiliki ketinggian 2.422 Mdpl bersama enam rekan lainnya.

“Pada saat menyeberangi sungai Busanga salah satu anggota tim atas nama Moh Faisal  mengalami masalah dan terbawa arus sungai sedangkan enam rekan lainnya berhasil menyeberang sungai dengan selamat dan mencoba melakukan pertolongan kepada Faisal yang terbawa arus sungai kala itu,” ungkap Rifai.

Rifai menyampaikan, berdasarkan informasi dari rekan-rekan korban maka Posko Induk Mapala Sagarmatha membentuk tim gabungan untuk mencari korban yang dinyatakan hilang di Sungai Busanga pada 6 Juli 2020 lalu.

Ia menjelaskan Tim SAR kemudian melakukan pencarian mulai tanggal 8 Juli 2020 dengan menyusuri wilayah sungai. Upaya melakukan pencarian selama tiga hari oleh Tim SAR Gabungan tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya jasad korban atas nama Moh Faisal.

“Pertama kali  terlihat di Sungai pada hari Jumat  10 Juli pukul 06.00 Wita pagi oleh warga setempat yang kemudian melaporkan kepada Tim SAR gabungan. Tim kemudian melakukan upaya evakuasi jasad dari sungai dan baru dapat di evakasi pada pukul jam 10.50 WITA di Desa Lembah Sumara Kecamatan Soyojaya Kabupaten Morowali Utara,” urai Rifai.

Jasad korban yang telah ditemukan kemudian  dibawa ke Puskesmas Tambayoli Soyojaya dan akan menjalani proses pemulangan jenazah menuju kampung halaman almarhum di Desa Sioyong Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. (abd/abl)

Laporan : Muhammad Subarkah

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 702 times, 1 visits today)