Megah, Gedung Pusat Bisnis Sulteng Telan Rp44 Miliar

Ilustrasi Gedung CBD

PALU, Kabar Selebes – PT Pembangunan Sulteng milik Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah, Agustus mendatang memulai pembangunan gedung megah sebagai pusat bisnis (Central Bussines District/CBD) di Jalan Kartini, Kota Palu.

Pusat bisnis ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp44 miliar dan dibiayai investor. Rencana groundbreaking oleh Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola.

Direktur Utama PT Pembangunan Sulawesi Tengah Dr H Suaib Djafar mengatakan pembangunan direncanakan dalam waktu dekat ini. Pembangunan ditarget selesai dalam satu tahun.

“Gedungnya berlantai lima dengan konsep bangunan modern. Tetapi tetap akan memasukkan ornamen khas Sulawesi Tengah. Nantinya ini akan menjadi salah satu ikon di daerah ini,” kata Suaib Djafar, Jumat (10/7).

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Palu Dilantik Hari ini, Wali Kota Berharap Kerjasama Kelembagaan Semakin Kokoh dan Solid

Menurut Suaib, pusat bisnis itu nantinya menjadi kantor perwakilan perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di daerah ini.

“Sekaligus memudahkan bagi pelaku bisnis menghubungi atau berkomunikasi dgn perusahaan-perusahaan dalam pelayanan administrasi dan informasi,” kata Suaib.

Kata Suaib, pusat bisnis itu nantinya diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja dan wadah investasi terintegrasi. Juga akan memudahkan pelayanan administrasi dan informasi.

BACA JUGA :  Pemkot Palu Tertibkan Papan Reklame yang Dipasang di Atas Trotoar Jalan Juanda

Sekaligus memudahkan bagi pelaku bisnis menghubungi atau berkomunikasi dgn perusahaan2 dalam pelayanan administrasi, perizinan serta informasi.

Pembangunan gedung dikerjakan PT Dinamis Andalas Sulawesi Perkasa (DASP).

Direktur PT DASP, Andri Pahlevi mengatakan pusat bisnis nantinya memiliki bangunan  dengan luas 6.000 meter persegi serta dirancang tahan gempa.

Andri Pahlevi mengatakan penataan ruangan nantinya disesuaikan dengan keinginan penyewa atau pemesan (tenant).

“Selain perkantoran, di lantai dasar nantinya berfungsi sebagai food court,” kata Andri Pahlevi. (abd/ptr)

BACA JUGA :  Dinsos Palu : Dana Santunan Duka Tahap II Gempa Pasigala Dibekukan karena Covid-19

Laporan : Pataruddin