Data Sementara BPBD Parimo, 1.146 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir

oleh -
Warga mengungsi akibat banjir di Parigi Moutong.(Foto:ist)

PARIMO, Kabar Selebes – Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) tercatat sebanyak 1.146 jiwa terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda beberapa Desa di kecamatan eks parigi.

Selain mengakibat 1.146 jiwa mengungsi, banjir yang diakibatkan hujan deras pada Selasa (14/7/2020) dini hari, juga mengakibatkan sebanyak empat unit rumah rusak berat dan terendam 170 unit di Desa Masari, 14 unit rumah hanyut dan terancam dua unit serta terendam tiga unit di Desa Boyantongo, satu unit rumah terancam di Desa Pembalowo, satu unit rumah hanyut dan delapan lainnya terancam di Desa Olobaru serta empat unit rumah rusak berat di Desa Tindaki.

Relawan dari pecinta alam saat membantu warga yang menjadi korban banjir di Desa Olaya. (f-doc LPAP El Capitan Indonesia)

Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Parimo, dari 1.146 jiwa yang mengungsi akibat banjir tersebut, diantaranya penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, balita, dan bayi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Parimo, Azis Tombolotutu mengatakan, kebutuhan yang paling mendesak, yakni tenda pengungsian, selimut, perlengkapan bayi, air bersih, makanan siap saji, dan beras.

Ia mengaku telah melakukan langkah-langkah upaya dalam penanganan awal seperti berkoordinasi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parimo, Dinas Ketahanan Pangan untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengungsi serta berkoodinasi pula dengan BPBD Provinsi Sulteng.

“Hari ini, kami di BPBD Kabupaten Parimo sudah melakukan assesment lapangan, membantu melakukan evakuasi warga yang rumah masih terancam serta mendirikan tenda posko. Kami juga dibantu TNI, Polri, PMI, Tagana, dan relawan dari pecinta alam,” ujarnya. (abd/rlm)

Laporan: Roy L. Mardani

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 123 times, 1 visits today)