KPU Morut Tunda Bimtek PPDP Dua Kecamatan

oleh -
Yusri Ibrahim

MORUT, Kabar Selebes – Penguatan tugas dan fungsi Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) di wilayah Morowali Utara melalui bimbingan teknis (Bimtek) dimulai serentak pada Selasa (14/7/2020), kecuali dua kecamatan di kabupaten itu.

Ketua KPU Morut Yusri Ibrahim menjelaskan penundaan bimtek tersebut diakibatkan banjir yang menggenang kecamatan Mamosalato dan Bungku Utara.

“Hanya delapan kecamatan di Morut yang bisa menggelar bimtek PPDP, dua kecamatan lainnya ditunda akibat banjir,” ujarnya.

Yusri menyebutkan kondisi alam itu sudah dilaporkan ke KPU Sulteng. Hal itu juga disampaikan kepada Bawaslu Morut.

“Saya sudah menginstruksikan Ketua PKK setempat untuk berkoordinasi dengan Panwascam agar menunda waktu bimtek sampai air surut,” tandasnya.

Yusri menambahkan untuk dua wilayah tersebut jumlah PPDP sebanyak 68 orang, terbagi dari 28 orang di Mamosalato dan 40 orang di Bungku Utara.

“68 PPDP ini tetap mengikuti bimtek jika kondisi daerahnya sudah membaik,” pungkasnya.

Sementara itu bimtek PPDP di wilayah Petasia berjalan lancar. Bimtek diikuti PPDP dari tiga kelurahan dan lima desa.

Ketua PPK Petasia Faisal Dg Siaem mengatakan selain PPDP setempat, PPDP dari dua desa di wilayah Bungku Utara yakni Tokonanaka dan Lapangga juga ikut pada bimtek ini. Kondisi itu disebabkan kedua desa ini berbatasan langsung dengan Petasia.

“Alhamdulilah hari ini kita bisa menggelar bimtek bagi PPDP se Petasia beserta PPDP dari dua desa di wilayah Bungku Utara,” ujarnya kemarin.

Faisal berharap para PPDP nantinya dapat menjalankan tugasnya sehingga Pilkada serentak 2020 dapat berjalan dengan baik dan sukses.

“Semoga bimtek ini memberikan penguatan agar para petugas dapat mencocokkan dan meneliti setiap warga setempat sesuai dengan data pemilih yang ada,” tandasnya. (*/ihn)

Laporan : TIM

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 19 times, 1 visits today)