BPBD Pastikan Tak Ada Pengungsi Koban Banjir yang Terserang Diare

  • Bagikan
Warga menyaksikan pemukiman dihantam banjir di Parigi Moutong. (Foto:Infokom Parimo)

PARIMO, Kabar Selebes – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memastikan tidak ada pengungsi korban banjir yang terserang diare.

Demikian diungkapkan Sekretaris BPBD Kabupaten Parimo, Nyoman Adi saat dihubungi via telepon, Jumat (17/7/2020).

Ia mengatakan, meskipun dipastikan belum ada pengungsi, baik anak-anak maupun orang dewasa yang terserang diare, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parimo sudah mendirikan posko kesehatan disejumlah titik bencana yang dianggap parah.

Tidak hanya itu, petugas kesehatan juga melakukan pemantauan di 13 Desa terdampak bencana banjir.

“Kami sudah memastikan, tidak ada warga yang tinggal di posko-posko pengungsian, yang terserang diare. Tetapi, petugas kesehatan tetap melakukan pemantauan di 13 Desa terdampak banjir,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini, ketersediaan di posko pengungsian masih terpenuhi, karena bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan.

Pasalnya, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya beberapa hari terakhir banyak bantuan yang masuk, baik dari pribadi maupun lembaga kemanusiaan.

“Logistik sudah pasti jadi kebutuhan prioritas di posko-posko pengungsian. Apalagi kondisi tanggap darurat seperti saat ini,” katanya. (rlm)

Laporan: Roy L. Mardani

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan